Surabaya (beritajatim.com) – Apa yang sempat dikhawatirkan Pelatih Persebaya, Aji Santoso, agar pemainnya tidak melakukan kesalahan saat melawan PSM, akhirnya gagal diantisipasi.
Persebaya kembali mengalami gol bunuh diri. Kali ini giliran Alwi Slamat, saat Persebaya menjamu PSM di Stadion Gelora Joko Samudero, Gresik, Jumat (24/2/2023) sore.
Gol bunuh diri Alwi Slamat terjadi pada menit ke-70 karena salah mengantisipasi tendangan dari Everton.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
“Ya saya sudah sampaikan, namun yang dilakukan Alwi bukan faktor kesengajan untuk melakukan gol bunuh diri, meski seharusnya bisa diantisipasi. Tentu setelah mengalami dua gol bunuh diri, kami akan evaluasi di lini belakang untuk persiapan pertandingan ke depan,” ungkap Aji usai pertandingan.
Maka tak heran, jika pada laga tersebut, di babak kedua Aji Santoso melakukan rotasi pemain, dengan menurunkan dua pemain asingnya. Andri Okta, Rizky Dwi, Denny Agus , Januar Eka dan Alwi Slamat, digantikan Paulo Victor, Sho Yamamoto, Ahmad Mufiandani dan Bryan Ponda.
“Saya paham mengapa saya melakukan pergantian pemain. Karena saya melihat situasi tim dan lapangan, sebab kondisinya Sho dan Victor juga belum fit karena lawan Bali kemarin, makanya saya masukkan di babak kedua,” imbuhnya.
Bahkan Aji menyadari jika kedua pemain asingnya, Sho Yamamoto dan Paulo Victor ini bermain tidak seperti biasanya, performanya masih kurang dari ekspetasi karena baru bergabung latihan seminggu sebelum pertandingan akibat pemulihan cidera.
“Mereka berdua ini sudah satu minggu tidak berlatih makanya saya cadangan karena performa mereka sangat memengaruhi karena satu minggu tidak berlatih bersama. Sebagai alternatifnya mereka bermain di babak kedua,” tutupnya. (way/kun)






