Surabaya (beritajatim.com) – Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, memilih untuk tidak terlalu jauh berbicara mengenai peluang timnya tampil di AFC Challenge League musim depan. Menurut legenda hidup Persebaya ini, fokus tim saat ini adalah menyelesaikan dua laga terakhir Liga 1 2025 dengan hasil maksimal.
“Kita gak usah bicara yang muluk-muluk, yang penting kita maksimal dua pertandingan itu,” ungkap Uston, Jumat (16/5/2025).
Pernyataan ini mencerminkan sikap realistis yang diambil tim pelatih Persebaya di tengah berbagai tantangan, termasuk masalah lisensi klub profesional yang menjadi syarat mutlak tampil di ajang Asia. Diketahui, Persebaya termasuk dalam deretan klub Liga 1 yang masih terkendala dalam mendapatkan lisensi AFC secara penuh.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya menyampaikan bahwa hanya enam klub Liga 1 yang dipastikan lolos lisensi untuk mengikuti AFC Champions League Elite dan Two musim depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.
“Kita membuat kebijakan baru, di mana ini akan dinamis untuk ke depan, jika klub tak lolos lisensi akan ada sanksi dan pengurangan poin. Syukur alhamdulilah dari 18 klub Liga 1 yang lolos lisensi untuk ACL ada 6 klub, PSS Sleman, Borneo, Persita, Persib, Persik, dan Dewa United. Ada 6 klub yang lolos lisensi ACL dan 12 klub lainnya lolos dengan catatan,” ucap Ferry dalam konferensi persnya, Rabu (7/5/2025) lalu.
Artinya, Persebaya berpotensi terganjal meski secara performa mampu bersaing untuk slot Asia. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi manajemen jika ingin membawa tim Bajol Ijo bersaing di level kontinental. Lisensi klub tak hanya soal administrasi, namun juga mencerminkan kesiapan profesional dari segi finansial, infrastruktur, hingga pengembangan usia muda.
Sementara itu, dengan sisa dua pertandingan, fokus Uston Nawawi dan tim kepelatihan adalah bagaimana meraih poin penuh dan mengakhiri musim dengan hasil terbaik. Posisi Persebaya di papan klasemen juga masih belum sepenuhnya aman, dan membutuhkan konsistensi di akhir musim untuk memastikan tempat yang layak. [way/ian]






