Surabaya (beritajatim.com) –Persebaya Surabaya dan Persis Solo bermain imbang pada babak pertama pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026. Laga antara Persebaya Surabaya dengan Persis Solo berakhir imbang tanpa gol. Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (9/5/2026) malam.
Persebaya langsung tampil agresif begitu pertandingan dimulai. Bajul Ijo berupaya mengambil alih tempo permainan dengan tekanan cepat ke lini pertahanan Persis Solo.
Meski sempat tertekan, Persis perlahan mencoba keluar dari dominasi lawan melalui serangan balik. Namun, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan pada menit-menit awal.
Pada menit keempat, Persebaya kembali membangun serangan, tetapi lini belakang Persis masih mampu mengantisipasi. Dua menit berselang, giliran tuan rumah mencoba menekan, namun serangan berhasil dipatahkan pertahanan tim tamu.
Persis sempat memperoleh peluang menarik pada menit ketujuh. Sayangnya, peluang tersebut terhenti setelah pemain tuan rumah lebih dulu terjebak offside.
Memasuki menit ke-13, Persebaya terus menggempur pertahanan Persis yang tampil disiplin dan rapat menjaga area belakang. Di sisi lain, Laskar Sambernyawa mulai mencari celah lewat penguasaan bola dan transisi cepat.
Kesempatan emas Persis datang pada menit ke-16 melalui situasi sepak pojok. Bola sempat mengarah ke depan gawang, tetapi belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Satu menit kemudian, Persis kembali mengancam lewat serangan cepat. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat bola melambung di atas mistar gawang.
Persebaya merespons lewat tekanan bertubi-tubi. Pada menit ke-27, Mihailo Perovic melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi masih mampu ditepis penjaga gawang Persis, Vukasi Vranes.
Kiper Persis kembali menjadi penyelamat tim pada menit ke-29. Kali ini, ia sukses menggagalkan peluang berbahaya dari Francisco Rivera yang melepaskan tendangan keras mengarah ke gawang.
Persebaya beberapa kali memperoleh sepak pojok dan tendangan bebas memasuki pertengahan babak pertama. Namun, rapatnya pertahanan Persis membuat setiap peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Menjelang turun minum, Persis Solo mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-40, tuan rumah mendapat tendangan bebas setelah Bruno Gomes dilanggar Jefferson Silva. Akan tetapi, peluang tersebut masih mampu diamankan lini pertahanan Persebaya.
Persis kembali memperoleh tendangan bebas pada menit ke-45, namun eksekusi yang dilakukan belum mampu memecah kebuntuan.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, kedua tim belum berhasil mencetak gol. Skor sementara tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih agresif. Kemelut sempat terjadi di depan gawang Persebaya pada awal paruh kedua, tetapi lini pertahanan Bajul Ijo mampu menghalau sejumlah peluang berbahaya.
Andhika Ramadhani menjadi penyelamat Persebaya pada menit ke-55 setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sundulan Bruno Gomes yang berdiri tanpa kawalan.
Ancaman kembali datang dari Persis pada menit ke-65. Roman Paparyha melakukan penetrasi dari sisi kanan usai memenangkan duel dengan Jefferson Silva sebelum menusuk ke kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya berhasil diblok Gustavo Fernandes.
Hingga menit ke-74, Persis yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, masih kesulitan membongkar pertahanan solid Persebaya.
Pun demikian dengan Persebaya yang tampak kesulitan untuk mencetak gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga laga usai. (faw/kun)






