Blitar (beritajatim.com) – Perputaran uang di Bazar Blitar Djadoel diklaim sudah melampaui target yang ditetapkan. Wali Kota Blitar, Santoso, menyebut perputaran uang di event itu mencapai Rp5 miliar.
Klaim capaian tersebut tentu telah melebihi target yang ditentukan yakni Rp2 miliar. Santoso mengatakan kegiatan Blitar Djadoel selama 5 hari antara 7-11 Juni 2024 ini bisa menghidupkan perekonomian masyarakat utamanya pelaku UMKM.
“Alhamdulillah hari ini sudah ditutup, dan perputaran uangnya melampaui target,” kata Santoso, Rabu (12/6/2024).
Untuk diketahui Pemerintah Kota Blitar memasang target perputaran uang di Blitar Djadoel ini mencapai Rp2 miliar. Target ini naik Rp200 juta dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,8 miliar.
“Artinya kegiatan Blitar Djadoel selama 5 hari antara 7-11 Juni 2024 bisa menghidupkan perekonomian masyarakat utamanya pelaku UMKM,” terangnya.
Untuk diketahui, kegiatan Bazar Blitar Djadoel 2024 ini diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Bulan Bung Karno sekaligus peringatan BBRGM dan juga HGK PKK Jawa Timur.
Kegiatan ini diikuti 38 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur dengan mengakomodir sekitar 470 UMKM yang ada. Pada tahun ini Pemkot Blitar juga lebih memberikan porsi lebih untuk produk kuliner tradisional.
Mereka terdiri dari pelaku ekonomi kreatif, pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM. Diharapkan dengan kegiatan ini, sektor perekonomian di Kota Blitar akan semakin bergerak.
“Alhamdulilah ini bisa memberikan dampak positif ke masyarakat dan UMKM,” tutupnya. [owi/beq]






