Ponorogo (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Ponorogo menggelar program kunjungan ke desa. Dengan tema LMI Sambang Desa, lembaga filantropi itu berkunjung ke Dusun Sodong Desa Gelang Kulon Kecamatan Sampung Ponorogo. Dusun Sodong merupakan kawasan dengan keberagaman agama yang tinggi. Program ini tidak hanya memfokuskan pada pelayanan zakat dan infaq, tetapi juga menyediakan layanan sosial bagi masyarakat setempat.
Dalam program kunjungan desa itu, LMI Ponorogo membuat beberapa kegiatan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi kesehatan, dan bazar sembako murah. Kegiatan ini pun berhasil menarik partisipasi sekitar 150 peserta dari berbagai lapisan masyarakat di Dusun Sodong.
Manajer LMI Ponorogo-Pacitan, Mariyatul Fitriah menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Dusun Sodong, dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas masyarakat. Sebab, Dusun Sodong sulit dijangkau karena berada di wilayah perbukitan. Daerah ini, juga berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.
“Kami memilih wilayah tersebut karena sulit dijangkau dan memiliki keberagaman agama yang tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah berkumpul dan mengakses bantuan,” ungkap Mariyatul Fitriah, ditulis Rabu (22/05/2024).
Pemilihan Dusun Sodong sebagai tujuan LMI Sambang Desa, juga tidak lain karena daerah ini memiliki keberagaman agama yang tinggi. Masyarakat yang beragama Islam dan Budha hidup rukun sudah terjalin bertahun-tahun lamanya.
“Dengan harapan ke depannya masyarakat Sodong dapat hidup lebih harmonis dan menghargai perbedaan,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Gelang Kulon, Haryanto menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif LMI dalam membantu warganya. Terutama membantu untuk warga lanjut usia (lansia). Diharapkan, program seperti ini dapat diadakan secara intensif, agar manfaatnya lebih dirasakan, terutama oleh warga di wilayah pinggiran seperti di Dusun Sodong.
“Kami berterima kasih kepada LMI dan puskesmas yang telah mengadakan acara ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kami dan diharapkan dapat diadakan secara intensif agar manfaatnya lebih dirasakan,” katanya. (end/ian)






