Peristiwa

Tabrak Truk di Sooko Mojokerto, Keponakan Meninggal

Sejumlah relawan dan petugas kepolisian mengevakuasi jenazah korban ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Raya Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (28/9/2020) malam. Pelajar asal Desa Brebek RT 04 RW 04 Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo meregang nyawa saat dibonceng pamannya.

Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 21.31 WIB. Korban Tika Puspita Nur Aini (13) dibonceng pamannya, Sunardi (42) warga Dusun Krajan Utara RT 03 RW 15 Desa Watualang, Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Korban dibonceng sepeda motor Honda Vario nopol AG 3518 UE dari Ngawi ke Sidoarjo.

Sepeda motor paman korban berjalan sari arah barat ke timur dengan posisi truk yang tak diketahui identitasnya ada di depan. Sampai di lokasi kejadian, sepeda motor paman korban menabrak bagian belakang truk. Korban meregang nyawa di lokasi kejadian, sementara truk melarikan diri.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor dan truk yang tidak diketahui identitasnya.

“Sepeda motor menabrak truk dari arah belakang, truk yang tidak diketahui identitasnya tersebut melarikan diri. Satu orang meninggal, yakni yang dibonceng,” ungkapnya, Selasa (29/9/2020).

Masih kata Kanit, setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Sementara sepeda motor yang terlibat kecelakaan diamankan ke Kantor Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar