Peristiwa

Sempat Kabur, Pasien Covid-19 di Bojonegoro Akhirnya Meninggal

Dokumen Pemakaman Pemakaman pasien Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang pasien Covid-19 yang ada di Kabupaten Bojonegoro meninggal. Sebelum meninggal, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu sempat kabur dari ruang isolasi di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Thomas Djaja mengungkapkan, pasien berinisial DA (51) asal Kabupaten Nganjuk yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala itu meninggal dunia setelah sepekan menjalani perawatan.

Pasien menghembuskan nafas terakhirnya diketahui minggu malam. Sebelumnya, dia sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dan sembunyi di gorong-gorong rumah sakit. “Diketahui Minggu malam meninggal dunia,” ujarnya, Senin (15/2/2021).

Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Dr Hernowo mengungkapkan, kaburnya pasien Covid-19 tersebut sempat membuat geger petugas medis. Pasien diketahui kabur dari ruang isolasi dan masuk gorong-gorong rumah sakit sepanjang 200 meter.

Petugas dari tenaga kesehatan dibantu personil kepolisian berhasil mengevakuasi pasien selama kurang lebih empat jam. Pasien diduga depresi karena tidak ada kelurga yang bisa dihubungi pihak rumah sakit. “Setelah kejadian (kabur), pasien kemudian didampingi seorang psikiater,” ungkapnya.

Oleh pihak rumah sakit, jasad pasien kemudian dimakamkan di pemakaman milik rumah sakit di Desa Sukorejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 10.00 WIB. Pemakaman dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar