Mojokerto (beritajatim.com) – Penyebab kebakaran UPT Puskesmas Blooto mulai diselidiki oleh polisi, Senin (16/10/2023). Petugas menerjunkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk mengetahui penyebab kebakaran di dua ruangan tersebut.
Usai dinyatakan padam sekira pukul 15.34 WIB, petugas dari Polsek Prajurit Kulon bersama Identifikasi Satreskrim Polresta Mojokerto langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Prajurit Kulon belum berani memastikan penyebab kebakaran.
Kapolsek Prajurit Kulon, Maryoko mengatakan, kebakaran di UPT Puskesmas Blooto terjadi sekira pukul 14.15 WIB. “Kebakaran terjadi di salah satu ruangan cleaning servis, termasuk di ruangan atasnya (lantai II). Petugas PMK melakukan pemadaman di lokasi kejadian, sekira pukul 15.34 WIB api berhasil padam,” ungkapnya.
Kapolsek menjelaskan, pihaknya belum memastikan penyebab kebakaran di puskesmas yang terletak di Jalan Raya Cinde, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Namun pihaknya mengaku sudah meminta keterangan sejumlah saksi.
“Tindak lanjut dari kami, nanti kami akan meminta permohonan pemeriksaan Labfor Polda Jatim. Ini dilakukan untuk mengetahui penyebab asal mula api hingga menyebabkan kebakaran. Kita sudah meminta keterangan saksi dari karyawan UPT Puskesmas Blooto, ada dua ruangan yang terbakar,” katanya.
Dari hasil keterangan sejumlah saksi yang terbakar ada dua ruangan yakni ruang cleaning servis di lantai I dan gudang di lantai II. Ruangan gudang yang berada tepat di atas ruangan cleaning servis tersebut berisi berkas, bekas kasur dan kursi.
“Untuk memastikan penyebab kita akan menunggu ahlinya, dari Labfor Polda Jatim. Dua lokasi, ruang cleaning servis antara 5×10 meter, ruang berkas antara 10×15 meter. Nilai kerugian masih dihitung pihak puskesmas, untuk korban alhamdulilah saat ini sudah sehat. Sudah kembali,” tegasnya.
BACA JUGA:
Gudang UPT Puskesmas Blooto Mojokerto Terbakar, Satu Tenaga Honorer Dievakuasi
Menurutnya, korban yang merupakan tenaga honorer dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto, Fandi sudah membaik setelah menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Korban terlalu banyak menghirup asap kebakaran karena ikut memadamkan.
Sebelumnya, gudang Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Blooto di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Senin (16/10/2023) terbakar. Tenaga kesehatan yang saat itu mengikuti akreditasi panik lantaran kebakaran terjadi disertai bunyi ledakan dan satu orang tenaga honorer dievakuasi. [tin/suf]







