Peristiwa

Polisi Buru Pengunggah Video Telanjang Diduga Dokter Depresi di Kenjeran Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) –  Beberapa hari ini sebuah video wanita telanjang viral di media sosial seperti twitter, facebook dan whatsapp. Isi dalam video memperlihatkan seorang perempuan telanjang berdiri di atas kotak dan bersandar di tembok sekitar pintu gerbang gudang.

Caption dalam video itu menyebutkan bahwa perempuan telanjang itu adalah seorang dokter gigi yang depresi karena anak dan suaminya meninggaldunia akibat virus Covid-19.

Caption dalam video itu lengkapnya berbunyi ‘Ini dokter gigi di srby….suaminya sama anak nya mati kena covid…. ini istrinya stres sampe telanjang dijalan’

Video berdurasi 44 detik ini diunggah oleh akun twitter @filipus_nove pada 9 Juni 2020. Video ini memperlihatkan seorang perempuan telanjang sedang berdiri di atas bangku di depan sebuah tembok bangunan di pinggir jalan. Hanya saja saat beritajatim.com menelusuri kembali video pada beranda video tersebut sudah tidak ada lagi. Hanya terdapat beberapa komentar nettizen yang meminta agar video tersebut dihapus.

Sejumlah orang kemudian datang mendekat dan mencoba berbincang dengan perempuan itu. “Iki dokter (ini dokter). Omahe gang 2 (rumahnya di gang 2),” ucap salah seorang warga di dalam video.

Beritajatim.com pun mencoba menelisuri kebenaran tempat tersebut. Kapolsek Kenjeran, Kompol Esti pun menyebutkan bahwa lokasi yang ada di dalam video itu berada di sebuah trotoar di Jalan Kenjeran, Surabaya.

“Saya dengar kabar tapi belum tahu detailnya. Laporan belum masuk juga ke kita,” jelasnya.

Sementara itu meski link video di twitter sudah dihapus, ternyata video tersebut sudah menyebar luas di jejaring sosial.

Pihak kepolisian pun mencari tahu penyebar kinten video porno atau peristiwa seorang perempuan telanjang itu. Menurut petugas kejadian itu terjadi pada Senin tanggal 1 Juni 2020 siang. Petugas juga membenarkan bahwa yang ada di dalam video itu merupakan seorang dokter dan rumahnya memang berada di Lebak. Sementara itu menurut kabar Unit Resmob Satreskrim Polrestabes yang menangani perkara ini.

“Benar dokter. Sekarang sudah diselidiki dan unit cyber sudah terjun,” jelas petugas yang enggan disebutkan namanya.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar