Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kelompok Silat Keroyok Pengendara di Surabaya, Korban Dikepruk Batu Bata

Pecahan batu setelah kejadian anggota perguruan silat mengeroyok orang.

Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan anggota perguruan silat berbaju hitam mengeroyok pengendara motor yang belum diketahui identitasnya, di Jl Raya Sememi (19/6/2022) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Dari keterangan warga di lokasi kejadian, kelompok silat tersebut membawa balok kayu dan batu yang dipukulkan ke korban.

Belum diketahui jelas alasan pengeroyokan tersebut. Informasi yang dihimpun Beritajatim.com, pengeroyokan itu memakan satu korban pengendara.

“Gak tau gara-garanya apa. Tiba-tiba dipukuli sama banyak anak pakek baju warna hitam. Terus dikepruk juga pakai batu bata, untung korbannya pakai helm,” kata saksi di lokasi.

Warga yang mengetahui adanya pengeroyokan tersebut berusaha mengamankan korban dari amukan massa dengan menyembunyikannya di salah satu rumah.

Anggota pencak silat yang mengetahui hal itu langsung menggeber motor yang dikendarai dan meminta warga untuk tidak ikut campur.

“Di bleyer-bleyer pakai knalpot brong itu,” ujar saksi yang menolak namanya disebutkan.

Dikonfirmasi terpisah, Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Edy Kristanto mengaku sudah mengetahui insiden tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan.

“Ini sudah monitor. Info sementara, TKP di PBI (Pondok Benowo Indah) dan Tugu Banjar Sugihan,” pungkasnya.

Pantauan Beritajatim.com di lokasi, setelah pengeroyokan terjadi, tampak batu masih berserakan di jalan dan warga membersihkan batu tersebut dari tengah jalan.

Diduga kuat, batu tersebut digunakan massa sebagai sarana pelemparan kepada korban. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar