Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jembatan Penghubung Kedamean-Benjeng Gresik Ambles

Gresik (beritajatim.com) – Warga Dusun Kacangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Gresik, berhamburan keluar karena jembatan penghubung ke Dusun Ploso, atau ke Kecamatan Benjeng-Kedamean tiba-tiba ambles.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat ambles tidak ada warga yang melintas di jembatan sepanjang 50 meter itu.

Menurut penuturan warga di sekitar jembatan menceritakan. Warga berhamburan keluar rumah saat mendengar suara bangunan ambruk. Padahal, jarak antara rumah warga dengan jembatan 100 meter.

“Saat mendengar suara bangunan ambruk warga langsung menuju ke jembatan,” ujar Alif Bimantara salah satu warga, Minggu (19/12/2021).

Alif menuturkan, ada dugaan amblesnya jembatan itu dikarenakan tanah yang berada di titik jembatan tergerus oleh aliran air. Hal ini karena jembatan tersebut tepat berada diatas aliran Kali Lamong. Sehingga, tiang pancang penahan jembatan apuh. Kemudian, pondasi bagian tengah yang bergeser.

“Padahal tidak ada air. Tapi, tiba-tiba ambles dan pondasinya bergeser,” tuturnya.

Usia jembatan itu memang sudah satu dekade. Sekitar 10 tahunan lalu dibangun. Namun, kondisi terakhir seperti baru karena beberapa minggu lalu sempat dicat ulang oleh warga.

Secara terpisah, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengatakan, amblesnya jembatan penghubung Benjeng-Kedamean itu dikarenakan faktor alam. Sehingga, tiang pancang yang tergerus banjir terus menerus lalu rapuh. Tapi, kondisi saat ini debit air Kali Lamong sedang surut.

“Petugas sudah meluncur ke lokasi untuk menyelidiki agar bisa segera diperbaiki. Sementara akses warga dialihkan melalui jalur alternatif. Hanya saja jalur itu tidak bisa dilalui kendaraan berat,” pungkasnya. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar