Ringkasan Berita:
- Kecelakaan di jalur nasional Ponorogo–Pacitan melibatkan Honda Brio dan Bus Harapan Jaya dari arah berlawanan.
- Mobil Brio diduga oleng saat menyalip hingga masuk jalur lawan dan memicu tabrakan keras.
- Pengemudi Brio perempuan luka dan dilarikan ke RSUD dr. Harjono, sementara 20 penumpang dan kru bus selamat.
Ponorogo (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Ponorogo–Pacitan, tepatnya di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Rabu (17/6/2026) petang.
Peristiwa ini berlangsung cepat dan mengejutkan pengguna jalan setelah sebuah mobil Honda Brio putih bernopol B 1593 VFY bertabrakan keras dengan Bus Harapan Jaya bernopol AG 7129 UT yang datang dari arah berlawanan. Benturan tak terhindarkan membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan dan sisi kanan bus.
Menurut keterangan petugas di lokasi, kecelakaan diduga berawal saat mobil Brio berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun saat berada di jalur kanan, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga masuk ke lajur berlawanan dan langsung bertabrakan dengan bus yang melaju dari arah selatan.
“Untuk informasi awal kendaraan bus dari arah selatan, sedangkan Brio dari arah utara. Informasi dari saksi, Brio masuk ke jalan lawan arah dan melewati marka sehingga menyebabkan tabrak depan,” kata Aipda Arif dari Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo.
Saksi mata sekaligus penumpang bus, Widodo, menggambarkan detik-detik sebelum tabrakan yang terjadi sangat cepat. Ia menyebut mobil Brio sempat ragu saat mengambil jalur untuk menyalip, sebelum akhirnya oleng dan kehilangan kendali.
“Mau nyalip depannya, ambil bahu ke kanan tapi kayaknya ragu, oleng gitu. Mungkin panik, terus nabrak dan mental ke pinggir. Lumayan kenceng,” katanya.
Widodo juga mengatakan bahwa sopir bus sempat berupaya menghindar dengan melakukan pengereman, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak bisa dihindari.
“Busnya sudah mengerem, kalau tidak ngerem ya lebih fatal mungkin. Busnya nggak salah, ya yang salah mobil putih itu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, mobil Brio sempat oleng di jalur kanan dan melampaui marka jalan sebelum akhirnya menghantam bagian depan bus.
“Nabrak lalu mental sendiri. Mobil sudah ambil kanan dan jalannya oleng, nyalip depannya kemudian nabrak bus, melewati marka jalan,” tambah Widodo.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil Brio yang diketahui seorang perempuan mengalami luka dan langsung dievakuasi menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, identitas korban masih dalam pendataan petugas.
“Di mobil satu orang perempuan. Kondisinya saya tidak tahu karena langsung dibawa. Kalau luka tidak kelihatan, mungkin dalam,” kata Widodo.
Sementara itu, bus yang dikemudikan Harianto membawa 17 penumpang dan 3 kru. Seluruh penumpang dan kru dipastikan selamat meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian kanan depan. “Info kondisi sementara luka ringan, nanti kita cek lagi. Untuk penumpang bus 17 orang dan 3 kru aman semua,” pungkas Aipda Arif.
Korban luka dari pengemudi Brio telah dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur nasional Ponorogo–Pacitan yang juga melintasi wilayah Pacitan kembali normal setelah proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara dilakukan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian. [end/suf]





