Tuban (beritajatim.com) – Dalam satu hari dua nelayan dilaporkan tenggelam saat melaut, Selasa (21/03/2023). Dua nelayan tersebut yaitu Widji TKP di perairan Wisata Pantai Semilir Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban serta Suyono TKP di perairan 34,88 mil dari TPI Karangagung Palang Tuban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan pertama laka laut pukul 06.00 WIB ditemukan perahu tanpa awak di perairan wisata Pantai Semilir Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. “Dari laporan tersebut, ternyata perahu tanpa abk itu milik seorang nelayan asal Desa Socorejo bernama Widji (58),” ucap Sudarmaji.
Sekitar pukul 07.00 WIB BPBD Tuban bersama Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Tuban langsung melakukan pencarian di area Wisata Pantai Semilir. Kemudian, pukul 10.20 WIB pihaknya juga menerima laporan adanya nelayan yang hilang di Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
“Hari ini ada dua laporan nelayan yang hilang, yang pertama Widji dilaporkan hilang di area perairan wisata Pantai Semilir, informasi dari keluarganya Widji berangkat melaut dengan perahu ethek pukul 01.00 WIB tanggal 21 maret 2023, kemudian hari ini pukul 06.00 WIB perahu milik pak Widji ditemukan dengan keadaan kosong sudah tidak ada abk.nya,” kata Sudarmaji.
Sedangkan, lokasi kedua di TPI Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban perahu milik Adi Sutrisno (38) dilaporkan tenggelam.
Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Tuban IPTU Suparto menjelaskan kronologi dari keduanya, awalnya perahu Widji asal Desa Socorejo Jenu ini ditemukan oleh saksi bernama Kasdu (55) yang bekerja di area perahu tambang.
“Melihat perahu milik Widji ini berputar putar tanpa kemudi sehingga saksi melaporkan kejadiannya ke Kepala Desa setempat dan melaporkan kepihaknya dan BPBD Tuban,” tutur IPTU Suparto.
Lalu, kejadian di Palang Kronologisnya, pada hari senin tanggal 20 Maret 2023 sekitar pukul 23.00 WIB di koordinat 34,88 mil laut utara pulau jawa Perahu Jolo Sutro milik Adi Sutrisno (38) dihantam angin puting beliung yang mengakibatkan perahu tenggelam. Perahu tersebut dinahkodai langsung oleh Adi Sutrisno bersama 5 nelayan lainnya yaitu Sugianto (43), Darmono (38) keduanya asal Karangagung Palang, Wahyudi (35) asal Desa Glodog Palang, Moh Fiqih alias Gantung (25) asal Desa Karangsari Tuban, dan Suyono (38) asal Karangagung Timur Palang. “5 korban berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Suyono hingga saat ini belum ditemukan,” ucapnya.
Suparto menambahkan, Satpolairud Polres Tuban bersama BPBD Tuban sudah melakukan pencarian korban keduanya, baik nelayan di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu maupun nelayan di Desa Karangagung, Kecamatan Palang.
“Kami sudah melakukan pencarian di dua titik, namun pada pukul 17.00 WIB keduanya belum ditemukan, sehingga akan dilanjutkan pada keesokan hari dengan dibantu dari tim Basarnas Jawa Timur, ” pungkasnya. [ayu/kun]
![Dalam Satu Hari, 2 Nelayan Dilaporkan Tenggelam di Perairan Jenu dan Palang Tuban BPBD Tuban bersama Polairud Polres Tuban saat melakukan pencarian 2 korban nelayan yang dilaporkan hilang di 2 TKP perairan wisata Pantai Semilir Jenu dan TPI Desa Karangagung Palang Tuban. [Foto : Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230321-WA0013-min-1024x768.jpg)





