Magetan (beritajatim.com) – Cincin yang baru dipakai susah lepas, bocah cilik (bocil) kelas VI SD diantar ke Damkar Magetan pada Jumat (1/9/2023) pukul 18.35 WIB.
Bocil itu bernama M. Arif Setiadi (13) warga Desa Sudomukti Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Cincin perak yang dibelinya di penjual mainan sepulang sekolah itu tak mau lepas dari jari manis kanannya.
Bocah itu sempat menelepon ibunya yang masih bekerja pada siang hari. Pun, sepulang kerja, ibunya mengantarnya ke puskesmas untuk membantu melepaskan cincin tersebut.
Sampai di puskesmas, sempat diupayakan untuk melepaskan memakai benang. Namun, belum membuahkan hasil. Cincin perak itu tetap tak bisa dilepas. Hingga pihak puskesmas pun merekomendasikan agar penanganan dilakukan oleh Damkar Magetan.
BACA JUGA:
Jelang Pilkades Serentak, Calon Kepala Desa di Magetan Gelar Deklarasi
Hingga akhirnya, mereka mendatangi Mako Damkar Magetan di Kalan Hasanuddin, Selosari, Magetan. Petugas pun menyiapkan alat gerinda kecil dan segera melakukan penanganan.
“Tak sampai lima menit, cincin akhirnya bisa dilepas. Caranya yakni cincin itu dipotong,” kata Kabid Damkar Magetan Ali Sukamto, Sabtu (1/9/2023).
BACA JUGA:
74 Cakades Deklarasi Damai Bersama Jelang Pilkades Magetan
Dia mencatat sudah beberapa kali ada masyarakat yang meminta tolong Damkar Magetan untuk melepaskan cincin yang susah dilepas dari jari.
Dia pun mengimbau agar segera datang ke Damkar Magetan agar segera ditangani. [fiq/beq]






