Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bonceng Calon Istri dan Menyeberang Mendadak, Kakek di Ngawi Tewas Dihantam Bus

Ngawi (beritajatim.com) – Suhudi (64) warga Desa Keras Kulon, Gerih, Ngawi tewas dihantam bus saat melintas di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng. Dia mengalami kecelakaan lantaran menyeberang mendadak pada Rabu sekitar pukul 12.30 WIB.

Saksi mata, Suprapto, mengatakan Suhudi mengendarai Suzuki Shogun AE 2932 JA sedang membonceng calon istrinya, Satiyah Murodah (48), warga Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo. Secara tiba-tiba, Suhudi menyeberang mendadak.

Dari arah berlawanan, Bus Mira dengan nopol S 7281 US. Lantaran tidak sempat menghindar, bus yang dikemudikan Sugeng Santoso (43), warga Mojowarno Jombang itu menghantam motor Suhudi.

“Busnya berjalan pelan dari arah utara. Pas sampai di lokasi kejadian, motor dari selatan itu menyebrang dan nyelonong begitu. Akhirnya, tertabrak bus. Pengemudi motornya meninggal di lokasi kejadian,” kata Suprapto pada beritajatim.com, Rabu (15/6/2022).

Suprapto menyebut jika motor dan pengendaranya masuk ke kolong bus. Warga pun melakukan evakuasi korban dan kemudian memanggil polisi ke lokasi.

Usai dievakuasi dari kolong bus, korban jiwa maupun luka berat dan korban jiwa dibawa ke RSUD dr Widodo. Polisi yang mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kedua kendaraan yang terlibat dibawa ke kantor Unit Gakkum Polres Ngawi. (fiq/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar