Ringkasan Berita:
- SPPG Gempoltukmloko 1, Kecamatan Sarirejo, Lamongan, memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan mengajak anak penerima MBG berkunjung ke dapur dan mengikuti lomba mewarnai.
- Kegiatan pada Rabu (28/10/2026) tersebut diikuti anak-anak dari 19 lembaga pendidikan tingkat Raudhatul Athfal (RA), taman kanak-kanak (TK), dan kelompok bermain (KB).
- Anak-anak diajak mengenal dapur yang menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi, kemudian mengikuti lomba mewarnai dengan tema menu MBG.
- Kegiatan ini diharapkan mengembangkan kreativitas anak sekaligus mengenalkan proses penyediaan makanan dan pentingnya gizi bagi tumbuh kembang serta aktivitas belajar.
Lamongan (beritajatim.com) – Ada cara kreatif yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gempoltukmloko 1, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Anak-anak penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diajak berkunjung langsung ke dapur SPPG sekaligus mengikuti lomba mewarnai bertema menu MBG.
Kegiatan tersebut diikuti anak-anak dari 19 lembaga pendidikan tingkat Raudhatul Athfal (RA), taman kanak-kanak (TK), dan kelompok bermain (KB). Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat diajak berkeliling melihat aktivitas di dapur SPPG.
Antusiasme anak-anak semakin terlihat ketika mengikuti lomba mewarnai. Menu MBG yang sehari-hari mereka nikmati di sekolah menjadi tema kegiatan tersebut, sehingga pengalaman yang mereka peroleh dari program makan bergizi juga terhubung dengan aktivitas bermain dan belajar.
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Asrorin Niam, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak mengenal lebih dekat dapur SPPG yang selama ini menyiapkan dan mendistribusikan MBG kepada mereka.
“Untuk hari ini ada lomba mewarnai khusus tingkat RA, TK dan KB. Kami juga memfasilitasi guru dan murid untuk visit tour ke SPPG, supaya mereka mengenal dapur yang selama ini mengirimkan MBG kepada mereka,” kata Asrorin.
Melalui kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan pengalaman berbeda dari kegiatan belajar di sekolah. Mereka berkesempatan melihat langsung lingkungan dapur serta proses pengelolaan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
Asrorin berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus mempererat hubungan antara SPPG dan lembaga pendidikan penerima manfaat program MBG.
“Harapannya di Hari Sumpah Pemuda ini bisa meningkatkan kreativitas siswa-siswi TK, KB, dan RA. Kami juga ingin mereka tetap semangat, dan dari keberangkatan sampai mengikuti lomba tadi terlihat anak-anak sangat antusias,” ujarnya.
Menurut Asrorin, pengenalan program MBG melalui kegiatan yang menyenangkan menjadi salah satu cara untuk memberikan pengalaman positif kepada anak-anak. Kegiatan tersebut juga diharapkan membantu anak dan orang tua memahami pentingnya asupan makanan bergizi dalam menunjang tumbuh kembang serta aktivitas belajar.
“Anak-anak dan wali murid, diharapkan semakin memahami pentingnya makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar,” tuturnya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Khoirotun Nisa, salah satu wali murid yang hadir. Nisa menilai kunjungan ke dapur SPPG memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus kesempatan bagi orang tua untuk melihat langsung tempat pengolahan makanan yang disalurkan melalui program MBG.
“Kita melihat suasananya sangat nyaman dan tempatnya juga sesuai dengan prosedur yang ada, mulai dari pemorsian sampai pengelolaannya sudah baik,” kata Nisa.
Setelah berkeliling dapur, anak-anak melanjutkan kegiatan dengan mengikuti lomba mewarnai bertema menu MBG. Menurut Nisa, perpaduan kunjungan edukatif dan perlombaan membuat peringatan Hari Sumpah Pemuda terasa lebih menarik bagi anak-anak.
“Anak-anak terlihat senang dan antusias mengikuti kegiatan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, agar anak-anak dan orang tua semakin mengenal proses penyediaan makanan yang diterima melalui program MBG,” pungkasnya. [fak/beq]






