Ringkasan Berita:
- Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof Masdar Hilmy, melantik tiga wakil rektor baru pada Rabu (28/10/2026).
- Tiga pejabat yang dilantik adalah Prof Ahmad Zaini sebagai Warek I, Dr Ali Mustofa sebagai Warek II, dan Dr Muhammad Saiful Bahar sebagai Warek III.
- Masdar meminta pimpinan baru memperkuat soliditas internal, menjaga kepentingan kelembagaan, dan mempertahankan posisi UINSA di jajaran tiga besar perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
- UINSA menargetkan percepatan pemeringkatan internasional melalui QS World University Rankings dan Times Higher Education, disertai penguatan ekosistem digital serta publikasi kegiatan kampus.
Surabaya (beritajatim.com) – Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof Masdar Hilmy, melantik tiga wakil rektor baru pada Rabu (28/10/2026). Pelantikan ini sekaligus menandai target baru UINSA untuk mempercepat pemeringkatan di tingkat internasional, selain memperkuat soliditas internal dan daya saing kampus.
Tiga pejabat yang dilantik adalah Prof Ahmad Zaini sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr Ali Mustofa sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, serta Dr Muhammad Saiful Bahar sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
“Saya yakin seyakin-yakinnya panjenengan yang terlantik, dengan pengalaman yang dimiliki, bisa mengemban amanah ini dengan baik,” kata Prof Masdar di Gedung Tower Teungku KH Ismail Yakub UINSA.
Dalam arahannya, Masdar menyampaikan empat tantangan berat yang harus dihadapi para pimpinan baru. Dia meminta jajaran tersebut memprioritaskan soliditas internal kampus dan menghindari kepentingan pribadi dalam pengambilan kebijakan kelembagaan.
“Kita bekerja dalam rumah besar UIN Sunan Ampel Surabaya. Saya meminta pejabat baru merekatkan kohesi sosial bagi seluruh keluarga besar kampus,” tegas Masdar.
Selain memperkuat hubungan internal, Masdar menargetkan UINSA kembali mengamankan posisi tiga besar perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Para wakil rektor baru juga diminta meningkatkan daya saing institusi pendidikan tersebut di tingkat regional.
“Saya menginginkan agar terjadi akselerasi pemeringkatan internasional. Saya menyebut ini UINSA Goes Global, agar kita masuk di jajaran elit mulai hari ini,” harap Masdar.
Untuk mencapai target tersebut, UINSA membidik pemeringkatan dunia melalui QS World University Rankings dan Times Higher Education. Upaya ini menjadi bagian dari agenda internasionalisasi kampus agar reputasi dan daya saing institusi semakin kuat di tingkat global.
Masdar juga meminta para pimpinan baru memaksimalkan ekosistem digital dan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi mengenai kegiatan dan pencapaian kampus. Menurut dia, kerja institusi perlu diimbangi dengan publikasi yang memadai agar hasilnya diketahui masyarakat luas.
“Betapapun kita sudah bekerja keras tetapi tidak ada resonansi pemberitaan, maka masyarakat luas tidak akan tahu apa yang kita lakukan,” ucap Masdar.
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut disaksikan jajaran dekan, kepala biro, serta para purna wakil rektor. Agenda pergantian pimpinan itu sengaja digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026). [ipl/beq]






