Ponorogo (beritajatim.com) – Rangkaian kegiatan dalam peringatan 100 tahun Pondok Gontor, akan berfokus dalam menghasilkan karya monumental yang dapat diwariskan pada generasi berikutnya.
Hal itu diungkapkan oleh ketua umum peringatan 100 tahun Gontor, KH. Hamid Fahmi Zarkasyi. Sehingga, kegiatan yang akan dilakukan didesain untuk melahirkan legacy bagi 100 tahun kedua Pondok Gontor
“Setiap aspek kegiatan kami desain untuk melahirkan legacy_bagi 100 tahun kedua Gontor,” kata Hamid Fahmi Zarkasyi, ditulis Senin (25/09/2023).
Hamid menjelaskan acara sujud syukur yang akan digelar pada hari Rabu (27/9) nanti akan menjadi tanda dimulainya rentetan kegiatan 100 tahun Pondok Gontor. Kegiatan sujud syukur ini akan diadakan di Masjid Jami Gontor dan seluruh kampus putra, UNIDA Gontor dan seluruh pondok alumni Gontor.
“Sejak syukuran 50 tahun Gontor, acara peringatan dan kesyukuran Gontor selalu diawali dengan sujud syukur,” ungkap Hamid Fahmy Zarkasyi.
Baca Juga: Jaga Kamtimbnas, Polda Jatim Silaturahmi ke Pondok Gontor di Gurah Kediri
Rencananya acara akan dimulai pada pukul 08.30 WIB, diawali dengan sambutan dari Pimpinan Pondok Gontor dan beberapa tokoh masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat dzuhur berjama’ah serta sujud syukur. Kegiatan ini diikuti oleh 30.604 santri dari seluruh kampus Pondok Gontor. Selain itu juga ada 1.015 tamu undangan, dan juga 483 pondok alumni yang akan melakukan sujud syukur di pondoknya masing-masing.
“Untuk kampus Gontor Putri, sujud syukur akan dilaksanakan esok harinya pada hari Kamis (28/9), dan dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa,” katanya.
Tamu undangan yang dijadwalkan hadir dalam sujud syukur ini, antara lain Wakil Rais ‘Aam PBNU & Ketum MUI K.H. Anwar Iskandar, Ketua PP Muhammadiyah Bidang UMKM, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup & Waketum MUI K.H. Anwar Abbas. Selain dari 2 ormas keagamaan terbesar di Indonesia itu, juga dijadwalkan hadir Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Qur’an (LPMQ) Abdul Aziz Sidqi.
Peringatan puncak 100 Tahun Gontor akan dirayakan pada 2026 mendatang. Sujud syukur ini, menandai 100 tahun hijriyah berdirinya Pondok Gontor. Sementara untuk hitungan masehi, 100 tahun Gontor akan jatuh pada tahun 2026.
“Adapun secara hitungan masehi, 100 tahun Gontor akan jatuh pada 2026 nanti,” pungkas Riza Ashari. (end/ted)






