Magetan (beritajatim.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan mengungkap dugaan sementara penyebab tergulingnya Isuzu Elf yang ditumpangi 14 wisatawan asal Desa Sidomulyo Kecamatan/Kabupaten Tuban. Elf merah yang terguling di Tikungan Lawu Green Forest (LGF) Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu masuk Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (2/2024) itu diduga mengalami gangguan fungsi rem.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Magetan Ipda Agnes Triananta mengatakan, pihaknya sementara sudha memintai keterangan pengemudi elf, yakni Supriyanto (43) warga Desa Sidomulyo, Tuban. Untuk keterangan lebih lanjut, menunggu kondisinya membaik karena mengalami luka imbas kecelakaan tunggal itu.
‘’Kalau keterangan cepat sudah ya. Ini masih dirawat. Dugaan sementara karena adanya gangguan fungsi rem, sehingga di tikungan yang menurun itu, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan hingga terguling,’’ terang Agnes pada beritajatim.com, Senin (4/3/2024).
Hingga saat ini, belasan korban masih menjalani perawatan. Namun, ada yang rawat jalan dan sudah kembali ke Tuban, ada pula yang masih menjalani rawat inap. Korban yang mayoritas merupakan orang dewasa itu mengalami luka di tangan dan kaki.
Diketahui, sebuah Isuzu Elf terguling di Tikungan Lawu Green Forest (LGF) Jalan Tembus Sarangan Magetan masuk Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (3/3/2024) pukul 12.00 WIB. Akibatnya, 11 orang penumpangnya terluka hingga dirawat di RSUD dr Sayidiman Magetan.
Kejadian berawal saat elf yang dikemudikan oleh Supriyanto (43) warga Desa Sidomulyo Kecamatan/Kabupaten Tuban melaju dari arah Tawangmangu ke arah Sarangan. Sampai di lokasi kejadian, diduga ada masalah dengan sistem rem dan mengakibatkan elf mengangkut 15 orang itu terguling.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari warga, pihak kepolisian langsung menuju ke lokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap korban.
‘’Kami segera melakukan evakuasi terhadap korban dan mengatur arus lalu lintas. Kemudian, tim dari Unit Gakkum melakukan olah tempat kejadian perkara. Total ada 11 orang yang terluka termasuk salah satunya adalah pengemudi berinisial S,’’ terang Kuncahyo.
Kuncahyo mengatakan, seluruh penumpang yang terluka masih menjalani perawatan di RSUD dr Sayidiman Magetan. Pun, ada tiga orang penumpang yang tidak mengalami luka. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Sekitar satu jam, petugas dibantu masyarakat mengevakuasi elf nopol S 7283 A itu akhirnya usai mengevakuasi kendaraan. Kendaraan itu disita polisi sebagai barang bukti dan diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan. [fiq/ian]






