Blitar (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar terus melakukan kegiatan donor darah di sejumlah masjid. Kegiatan donor darah ini dilakukan PMI Kabupaten Blitar setelah Sholat Tarawih selesai, untuk mencukupi stok darah.
Memasuki hari ke-15 Ramadhan ini, PMI Kabupaten Blitar melakukan kegiatan donor darah di masjid Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Total ada sekitar 35 orang yang mengikuti kegiatan donor darah yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Blitar.
“PMI kabupaten Blitar terus melakukan upaya pemenuhan stok darah di bulan Ramadhan, kini PMI Kabupaten Blitar memiliki trobosan untuk melakukan donor darah usai kegiatan sholat tarawih di masjid-masjid,” kata Ketua PMI Kabupaten Blitar, Rijanto, Selasa malam (5/4/2023).
Program yang diberi nama sedekah darah ini sudah berjalan sejak awal bulan Ramadhan lalu. Kegiatan ini merupakan upaya dari PMI Kabupaten Blitar untuk memenuhi stok darah agar tidak terjadi kekosongan.
Baca Juga:
Nurhadi Gelar Pelatihan Buat Konten Bagi Pelaku Wisata di Blitar
Pasalnya dari pengalaman pada bulan ramadhan tahun sebelumnya terjadi kekosongan stok darah akibat berkurangnya jumlah pendonor. Puasa memang membuat masyarakat urung mendonorkan darahnya.
Untuk mengatasi hal itu PMI Kabupaten Blitar pun gencar melakukan kegiatan donor darah pada malam hari di sejumlah masjid.
“Jadi petugas PMI Kabupaten Blitar ini berkeliling ke sejumlah masjid untuk melakukan kegiatan yang kami beri nama sedekah darah ini,” imbuhnya.
Dari 35 orang jemaah, PMI Kabupaten Blitar dapat mengumpulkan 24 kantong darah. 24 kantong darah itu terdiri dari golongan darah A sebanyak 6 kantong, golongan darah B dan O ada sebanyak 8 kantong darah dan golongan darah AB PMI Kabupaten Blitar bisa mendapatkan 2 kantong darah.
“Dari kegiatan donor darah di desa kendalrejo Kecamatan Talun kabupaten Blitar kita bisa memperoleh 24 kantong darah dengan berbagai jenis golongan ini bisa menjadi tambahan buat stok darah PMI untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan ini,” jelasnya.
Baca Juga:
Tiket KA Lebaran ke Blitar, Kediri, dan Madiun Ludes Terjual
Meski donor darah ini dilakukan dengan cara keliling namun proses skrining terhadap pendonor tetap dilakukan dengan ketat. Hal itu terbukti dengan banyaknya warga yang tidak lolos akibat penyakit maupun tensinya yang cukup tinggi.
“Sedangkan yang tidak lolos uji ada sebanyak 11 orang dikarenakan tensi darah rendah sebanyak 5 orang dan Hb rendah sebanyak 6 orang,” pungkasnya.
Ketersediaan Darah di PMI Kabupaten per tanggal 4 April 2023 ini adalah sebagai berikut:
1. Darah lengkap untuk golongan darah A sebanyak 2, golongan darah B Sebanyak 39 dan golongan darah O ada sebanyak 7 serta AB terdapat 5 kantong darah.
2. Jenis Trombosit golongan darah A dan B hanya ada sebanyak 5 kantong darah. Sementara untuk golongan darah O ada sebanyak 10 kantong, sedang untuk golongan darah AB justru kosong.
3. Sel Darah Merah, golongan darah A ada sebanyak 24, untuk golongan darah B ada 99 kantong, sementara untuk O ada sebanyak 89 kantong dan golongan darah AB ada sebanyak 4 kantong saja. [owi/beq]






