Surabaya (beritajatim.com) –Penjual janur hingga ketupat matang mulai menjamur di seluruh pasar di kota Surabaya. Salah satunya di pasar Mangga Dua Surabaya.
Terlihat hampir di stand penjual sayur banyak sekali menawarkan ketupat baik yang berupa janur, berbentuk ketupat hingga ketupat yang sudah berisikan beras dan lepet salah satu kudapan khas Jawa Timur berbahan dasar beras ketan yang dimasak dengan menggunakan santan dan kacang beras.
Salah satu pembeli ketupat asal Wonokromo, Surabaya Suryani mengatakan, di keluarganya ketupat wajib disajikan saat Idulfitri. Jika biasanya ketupat itu disajikan satu minggu setelah lebaran namun dalam tradisi dalam keluarganya tidak begitu.
Tak seperti tahun sebelumnya, harga ketupat pada lebaran kali ini tidak terlalu mahal. Satu bal berisikan 10 ketupat kulitan seharga Rp12 ribu. Sedangkan untuk ketupat yang sudah matang seharga Rp5 ribu rupiah setiap satuannya.
“Tahun ini tidak seperti tahun lalu, harga janur, ketupat kulitan bisa mencapai Rp15 ribu lebih satu bal, tapi ini standart ya mungkin lagi banyak pemasok jadi tidak terlalu mahal. Bahkan yang bijian ketupat matang juga tidak terlalu mahal jadi tidak perlu khawatir. Sekarang banyak pilihan praktis untuk sajian ketupat,” ungkap ibu tiga anak ini, Selasa (9/4/2024).
Lebih lanjut dikatakan wanita berusia 60 tahun ini, lebih dari 10 ketupat yang dibelinya untuk menyambut Idulfitri. Bahkan untuk setiap tahunnya ia selalu membeli ketupat instan alias ketupat yang sudah jadi karena lebih praktis.
“Karena saya tidak mau ribet karena sudah masak banyak kudapan jadi kalau ketupat saya beli yang sudah matang rasanya lumayan juga karena kebanyakan di pasar enak juga mereka juga memasak dengan beras yang cukup berkualitas jadi tidak keras ketika di konsumsi,” imbuhnya.
Diketahui opor ayam, sambel goreng ati, sayur krece, telur petis dan bubuk kedelai serta irisan ketupat dan kudapan lemet yang selalu ditunggu di perayaan IdulfFitri. [way/suf]






