Jombang (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (DPD ASPADIN) Jawa Timur mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) SNI Wajib di Hotel Leedon, Surabaya, Kamis (12/2/2026).
Acara ini bertujuan untuk memastikan seluruh produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Jawa Timur mematuhi regulasi negara terkait SNI (Standar Nasional Indonesia) dan pelaporan melalui sistem SIInas yang terintegrasi dengan OSS (Online Single Submission).
Langkah ini dianggap sebagai strategi penting untuk menjaga kualitas industri AMDK dan memperkuat posisi industri AMDK di pasar nasional.
Dalam pidato pembukaan, Ketua DPD ASPADIN Jawa Timur, Raden Mas Kuswartono menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SNI bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan fondasi bagi keberlangsungan bisnis AMDK di tanah air.
“SNI adalah jaminan mutu bagi masyarakat dan fondasi keberlangsungan usaha. Kita harus memandang digitalisasi dan sistem SIInas sebagai instrumen yang memproteksi industri dari persaingan yang tidak sehat. ASPADIN Jawa Timur berkomitmen menjadi barometer nasional dalam hal kepatuhan regulasi dan kualitas produk,” jelas Kuswartono, menegaskan pentingnya langkah digitalisasi dalam menjaga industri AMDK.
Aspirasi ini didukung penuh oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur. Indra Haryanto, yang hadir mewakili Kepala Dinas, mengungkapkan dukungannya terhadap visi ASPADIN Jatim.
“Kami mendukung penuh visi Ketua DPD ASPADIN Jatim. Dengan penguatan standar kualitas, industri AMDK Jawa Timur tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi benar-benar menjadi barometer bagi industri nasional,” kata Indra Haryanto dalam arahannya.
Bimtek ini menghadirkan para pakar dari Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya, yakni Dewi Retno Anggraeni, Aneke Rintiasti, dan Riza Anggriani. Fokus utama Bimtek adalah memberikan praktik langsung mengenai pelaporan digital, untuk memastikan anggota ASPADIN Jawa Timur dapat memenuhi kewajiban administrasi yang disyaratkan oleh pemerintah dengan lancar dan tanpa hambatan teknis.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP ASPADIN, Matheis Tarangi, menyampaikan bahwa kekuatan organisasi yang membentang dari Sabang sampai Merauke melalui 16 DPD menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas industri air minum nasional.
“Melangkah Bersama, Sukses Bersama” adalah semangat yang terus dijaga oleh ASPADIN Jawa Timur dalam rangka mewujudkan transformasi organisasi yang profesional, modern, dan bermanfaat bagi anggotanya serta menjamin keamanan konsumen Indonesia. [suf]






