Gresik (beritajatim.com) – Puluhan pengusaha Malaysia tertarik songkok dan baju muslim asal Gresik. Mereka datang langsung ke pengrajinnya didampingi Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, Deden Muhammad Fadjar Shidiq, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Malahatul Fardah, dan pelaku UMKM Ramli Collection, Muhammad Jefry di Jalan Sindujoyo Gresik.
Kedatangan pelaku usaha asal Malaysia itu sebagai tindak lanjut program pemerintah yang difasilitasi oleh Bea dan Cukai. Dimana, pemerintah mewadahi pelaku UMKM agar bisa naik kelas dan go internasional.
Atase Perdagangan KBRI Malaysia, Deden Muhammad Fadjar Shidiq menuturkan, kedatangan pelaku usaha asal negeri jiran ini merupakan salah satu program meningkatkan ekspor non migas khususnya UMKM di Malaysia.
“Terkait ini kami menggandeng Bea dan Cukai serta Pemkab Gresik yang menjadi misi locus pembelian produk UMKM seperti songkok dan baju muslim,” tuturnya, Selasa (4/07/2023).
Lebih lanjut Fadjar Shidiq mengatakan, dalam misi perdagangan ini, pihaknya mempertemukan buyer Malaysia dengan pelaku UMKM asal Gresik.
“Melalui pertemuan ini diharapkan ke depan ada transaksi serta memperkenalkan produk UMKM. Baik itu makanan, fashion, maupun lainnya bisa masuk ke negara Malaysia,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Jefry pelaku UMKM yang juga owner Ramli Colection menuturkan, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mengangkat produk UMKM naik kelas go internasional dan tidak kalah dengan produk lain.
“Ini bukti bahwa UMKM seperti kami bisa bersaing pasca pandemi. Harapannya, adanya misi perdagangan ini produk UMKM asal Gresik seperti baju muslim dan songkok semakin diminati di Malaysia,” tuturnya.
Jefry menambahkan, agar bisa bersaing dengan produk lainnya di Malaysia, perlu spesifikasi khusus. Misalnya, songkok yang dihiasi dengan menara kembar Petronas.
“Salah satu buyer asal Malaysia tertarik dengan songkok ada motif menara kembar Petronas. Tadi sempat tanya bisa bikin berapa banyak,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Jelang Haul Akbar Habib Bakar Assegaf, Polisi Gresik Siapkan 25 Titik Parkir
Muhammad Yunus buyer asal Yusman Family Sdn Bhd Malaysia menyatakan dirinya bersama rekan-rekannya sudah melihat sendiri dan tidak menyangka produk UMKM asal Gresik bisa diandalkan untuk dibawa ke Malaysia.
“Setelah dari Gresik kami segera menyiapkan serta berkoordinasi terus dalam perdagangan ini. Yang penting saling menguntungkan dan mendapatkan harga tertentu,” pungkasnya. [dny/but]






