Nganjuk (beritajatim.com) – Puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari berbagai sekolah di Kabupaten Nganjuk mengikuti pendidikan kepemiluan di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk.
Kegiatan yang digelar Kamis (4/12/2025) ini menjadi sarana pembelajaran langsung tentang demokrasi dan proses penyelenggaraan Pemilu bagi generasi muda.
Ketua KPU Nganjuk, Arfi Musthofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman siswa terhadap nilai-nilai demokrasi dan teknis kepemiluan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta bisa menambah khazanah pengetahuan tentang kepemiluan dan demokrasi,” ujarnya.
Arfi membuka kegiatan pendidikan pemilih tersebut bersama seluruh komisioner dan Sekretaris KPU Nganjuk. Dalam kunjungan ini, para pengurus OSIS mendapatkan berbagai materi terkait teknis penyelenggaraan Pemilu, tahapan pemilihan, serta data Pemilu dan Pilkada. Mereka juga mengamati langsung beragam informasi yang terpampang di area RPP.
Selain itu, peserta diajak menonton film edukatif tentang demokrasi dan proses kepemiluan. Pengalaman belajar semakin lengkap ketika para siswa melakukan pengamatan dan praktik simulasi pemungutan serta penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mini yang tersedia di RPP KPU Nganjuk.
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sodiklih), Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan SDM KPU Nganjuk, Romza, menjelaskan bahwa akses edukasi ini dibuka luas bagi para siswa. “Kami membuka akses seluas-luasnya kepada pengurus OSIS yang hari ini hadir di kantor KPU Nganjuk. Mereka mendapat penjelasan tentang data kepemiluan, melihat koleksi film dan komik tentang demokrasi, bahkan juga bisa melihat simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh materi disampaikan oleh tim pemandu dari sekretariat KPU Nganjuk. Setelah melihat berbagai data dan mengikuti simulasi, para peserta kemudian berkumpul di Aula Demokrasi KPU Nganjuk untuk menerima materi dari narasumber.
“Setelah melihat berbagai data dan informasi serta simulasi, peserta kemudian berkumpul di aula menyimak materi dari narasumber. Kemudian juga berdiskusi sebelum kegiatan diakhiri,” jelasnya.

Romza juga menegaskan bahwa RPP KPU Nganjuk terbuka untuk masyarakat umum yang ingin memahami lebih jauh tentang demokrasi dan kepemiluan. “RPP KPU Nganjuk ini kami buka kepada siapa pun yang ingin mendalami tentang kepemiluan. RPP menyajikan data dan informasi, bahan bacaan, film, komik, simulasi, dan ruang diskusi. Semuanya berkaitan dengan demokrasi dan kepemiluan,” katanya.
Para peserta yang hadir merupakan pengurus OSIS dari SMA, MA, SMP, dan MTs se-Kabupaten Nganjuk. Sementara itu, sesi forum materi kepemiluan menghadirkan narasumber Muchiyin, mantan Komisioner KPU Nganjuk periode 2014–2019 dan 2019–2024.
Dengan adanya kegiatan ini, KPU Nganjuk berharap generasi muda semakin memiliki literasi politik yang kuat serta siap berpartisipasi aktif dalam ekosistem demokrasi. (ted)






