Pasuruan (beritajatim.com) – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Susiono Fauzan menyayangkan pengerjaan atap plafon gedung wakil rakyat yang mandek. Pasalnya pada sepekan mendatang akan dilakukan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2022.
Mas Dion, sapaan Susiono Fauzan, berharap agar saat pelaksanaan LKPJ pada Kamis (9/3/2023) tidak terjadi hal yang diinginkan. Sehingga saat ini atap plafon yang berlubang ditutup dengan terpal.
“Karena momentum LKPJ tahun ini menjadi yang terakhir bagi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan. Dan tokoh yang datang juga banyak, mulai dari kiai sampai partai politik,” jelas Dion, Kamis (2/3/2023).
Dion menambahkan bahwa dalam perbaikan atap plafon sudah diusulkan. Namun, anggaran untuk perbaikan tidak diberikan, dikarenakan dana yang tidak ada.
Anggaran perbaikan atap gedung DPRD Kabupaten Pasuruan ini sempat diusulkan sebanyak Rp 5 miliar. Perbaikan ini dilakukan untuk mengganti atap dari kayu dan akan diganti dengan galvalum.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
“Sudah kita anggarkan ke Dinas Ciota Karya untuk pengecekan dan mengganti kayu penyangga dan genteng. Namun anggarannya gak ada,” lanjutnya.
Saat ini Dion menghimbau bagi seluruh karyawan yang bekerja di gedung dewan agar tidak berada di bawah atap plafon yang berlubang. Dikarenakan sangat berbahaya jika terdapat olafon atau kayu terjatuh.
Sekadar diketahui, gedung yang berusia 21 tahun ini belun pernah diperbaiki di bagian atapnya. Sehingga banyak kayu penyangga yang keropos dan tak kuat menahan beban dari genteng. [ada/but]






