Sumenep (beritajatim.com) – Pohon asam di Jl. Raya Sumenep – Pamekasan, tepatnya di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep tiba-tiba tumbang. Tumbang/patahnya ranting pohon asam itu menimpa pengendara sepeda motor yang tengah melintas.
“Pengendara sepeda motor itu berboncengan. Saat mereka melintas, bersamaan dengan patahnya ranting pohon asam itu. Akibatnya mereka pun jatuh dan mengalami luka-luka,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (8/5/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pohon-tumbang”]
Pohon yang tumbang itu berada di sisi utara atau kiri jalan dari arah Surabaya. Tinggi pohon itu sekitar 15 meter dengan diameter 20 cm. Diduga ranting pohon sudah keropos dimakan usia, sehingga tumbang ke jalan.
“Dua pengendara yang tertimpa ranting pohon asam itu yakni Mahmud (54), berboncengan dengan Fatimatussuhra (51), keduanya warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget,” terang Widiarti.
Akibat tertimpa ranting pohon asam, Mahmud mengalami luka lecet pada punggung kaki sebelah kiri. Sedangkan Fatimatussuhra (51), mengalami luka lecet pada bibir atas sebelah kiri, patah pada gigi tengah bagian atas, dan luka robek pada gusi atas.
“Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Pragaan untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan terhadap pohon yang tumbang di tengah jalan itu dilakukan upaya pembersihan dengan menggergaji ranting pohon,” ungkap Widiarti.
Tumbangnya pohon asam di jalur utama Sumenep – Pamekasan itu sempat menimbulkan kemacetan panjang, mengingat lokasinya merupakan akses jalur utama. “Kemacetan baru bisa diurai setelah upaya penggergajian dan pembersihan ranting pohon asam yang tumbang itu selesai dilakukan,” ucapnya. [tem/suf]






