Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pengendara mobil berinisial AS (47) meninggal dunia saat mengendarai mobilnya di Jalan Jurang Kuping, Benowo, Selasa (16/05/2023). Akibatnya, mobil tidak terkendali dan menabrak dua kendaraan bermotor sebelum akhirnya terhenti menabrak tembok.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Surabaya, Buyung Hidayat Rachman mengatakan, ketika mobil Toyota Innova yang dikendarai AS melaju dari arah selatan ke utara tiba-tiba oleng. Mobil yang tidak terkendali akhirnya menyeruduk dua sepeda motor yang dikendarai oleh Ahmad Amin Imron mengalami luka di pelipis; yang dibonceng Lailatul Rochma, tidak terluka, dan pengemudi sepeda motor lain Febry Setyawati, pendarahan di kepala.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/ekbis/kendalikan-inflasi-bahan-pokok-ini-langkah-pemkot-surabaya/
“Roda empat dan roda dua, sama-sama melaju dari arah selatan ke utara, tepat di Jalan Jurang Kuping,” kata Buyung, ketika dikonfirmasi.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi command center 112, untuk meminta bantuan. Tak lama, petugas BPBD Surabaya datang guna melakukan evakuasi. Ketika mobil di cek, AS telah meninggal dunia. Diduga, AS kena serangan jantung. “Untuk pengemudi roda empat yang meninggal dibawa ke RSUD dr. Soetomo. Meninggal dunia diduga serangan jantung,” jelasnya.
Seluruh pengemudi dan penumpang sepeda motor, masih dalam kondisi sadar. Mereka pun dibawa ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di Jalan Kendung. “Satu korban dalam kondisi hamil sehingga perlu pengecekan,” imbuh Buyung.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan lantas dibawa oleh pihak Polsek Pakal. Untuk penanganan laka, akan diselesaikan oleh Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya. (ang/kun)






