Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi terus menggencarkan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) bagi anak perempuan. Sasarannya adalah anak-anak di usia 11-12 tahun atau yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
“Ini adalah upaya pencegahan dini kasus kanker serviks pada perempuan usia produktif. Dengan disuntik vaksin HPV pada usia 11-12 tahun. Harapannya saat mereka masuk usia produktif imunitasnya sudah kuat terhadap virus Papilloma,” jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan kasus kanker serviks secara nasional meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:
Terdampak Kekeringan, Banyuwangi Bakal Cari Sumber Air Baru
Demikian juga di Banyuwangi, meski jumlah kasusnya tergolong rendah namun terpantau terdapat peningkatan.
“Maka dari itu vaksinasi HPV terus kita gencarkan untuk mencegah risiko penyakit berbahaya ini,” terangnya.
BACA JUGA:
Sumur Kering, BPBD Banyuwangi Dropping Air Bersih
Amir menekankan sasaran vaksinasi ini dilaksanakan berbasis sekolah. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari puskesmas wilayah terjun ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, maupun pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) untuk melakukan vaksinasi kepada sasaran.
“Setiap sasaran akan mendapatkan 2 dosis vaksin HPV dengan interval satu tahun. Sebagai pengingat, siswa yang telah disuntik dosis pertama akan mendapatkan kartu untuk pengantar pada saat vaksinasi dosis kedua,” jelas Amir. [rin/beq]






