Surabaya (beritajatim.com) – LPPM UK Petra Surabaya menyelenggarakan Community Outreach Program (COP) selama sebulan mulai 1-28 Mei 2023. Sebanyak 64 mahasiswa dari berbagai program studi terjun langsung ke masyarakat untuk berkontribusi positif sesuai dengan ilmu yang sudah dipelajari. Tema kali ini yakni Pemberdayaan Masyarakat Paska Pandemi Covid-19.
“Tema ini mengajak mahasiswa bersama para warga menjadi agen pembawa perubahan yang bisa memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” ungkap Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen (UK Petra) Surabaya Dr Yusita Kusumarini, Selasa (6/6/2023).
Mengambil 5 lokasi, mahasiswa dibagi dalam sebuah kelompok beranggotakan 12-13 orang dengan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Adapun lokasinya yakni Siwalankerto, KRPL Serpis Jemurwonosari, Kebon Jos Jemurwonosari, Putat Jaya, dan RW 12 Putat Jaya, Sawahan.
Para mahasiswa ini akan mengerjakan berbagai proyek kegiatan fisik maupun non fisik. Kegiatan fisik antara lain pengecatan tembok, mural, perbaikan taman, pembangunan rumah Kompos, penataan ruang balai RW dan lain-lain.
Sementara kegiatan non fisik seperti pelatihan pemanfaatan media sosial untuk promosi usaha kampung, penguatan UKM unggulan, pelatihan jiwa kewirausahaan, pelatihan kreativitas desain motif sablon, branding kampung atau UMKM.
BACA JUGA:
Mahasiswa UK Petra Surabaya Ajarkan Keragaman Indonesia di 195 SD
“Banyak hal yang bisa dilakukan para mahasiswa bersama masyarakat ini pasca pandemi. Salah satunya mahasiswa tak hanya diminta mengeduksi masyarakat saja akan tetapi juga memberikan inovasi atau teknologi tepat guna yang dibutuhkan,” kata Yusita. [ipl/kun]






