Ponorogo (beritajatim.com) – Upaya konsisten untuk mengeksistensikan literasi terus digaungkan di Bumi Reog. Kegiatan Ngaji Sastra di Kampus Literasi STKIP PGRI Ponorogo kembali digelar. Setelah mendatangkan orang-orang hebat mulai dari Nusa Tenggara Timur dan ketiga penggurit kondang di Jawa Timur, di bulan Juli ini, panitia akan menghadirkan para penulis hebat lintas provinsi.
Sutejo, ketua STKIP PGRI Ponorogo menuturkan akan menghadirkan tiga pemateri. Dua di antaranya pemenang sayembara menulis novel. Panji Sukma, pemenang II novel Sang Keris pada Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2019; Beri Hanna, pemenang sayembara Novel Renjana tahun 2021 dan pemenang III DKJ tahun 2021. Selain itu juga akan hadir, redaktur sastra dan budaya koran Jawa Pos, Diar Candra.
“Kami sudah menyebar pamplet-pamplet untuk kegiatan ngaji sastra. Acara terbuka untuk umum dan disiarkan di akun youtube kampus secara langsung. Silakan datang atau menyimak secara online,” ungkap Sutejo, Senin (18/7/2022).
Sebagai ketua sekaligus penggembala literasi di Ponorogo hingga pulau-pulau di Indonesia, Sutejo berharap para mahasiswa dan masyarakat dapat menggali proses kreatif kepengarangan. Bagaimana sebuah ide direnungkan, kemudian ditulis hingga menjadi sebuah karya menakjubkan serta menjadi pemenang sayembara bergengsi.
Sutejo, melalui Ngaji Sastra bermaksud mendekatkan mahasiswa dan masyarakat dengan karya melalui hadirnya penulis-penulis hebat nasional. Para pemateri akan memaparkan perjalanan karir menulis hingga dinobatkan sebagai pemenang.
Panji Sukma sebagai salah satu pemateri, mengungkapkan tentang kebahagiaannya diberi kepercayaan untuk berbagi dalam acara tersebut.
“Saya pernah belajar menulis dari nol. Dan saya kira semua penulis juga pernah mengalami hal itu. Saya harap pertemuan di STKIP Ponorogo nanti dapat mengurai benang kusut yakni anggapan bahwa menulis itu hal yang rumit dan melelahkan,” ungkapnya saat dihubungi lewat sambungan telepon.
[berita-terkait number=”4″ tag=”literasi”]
Di lain pihak, Beri Hanna memberikan gambaran kecil perihal bagaimana perjalanannya dalam dunia kepenulisan. Hal inilah yang nanti akan dibeberkan di hadapan peserta Ngaji Sastra.
“Saya pun tahu kalau kita dapat menulis apa saja, tetapi belum tentu dapat mengemas tulisan itu dengan cara apa saja, kepada pembaca. Karena itulah, saya sadar jika dulu saya menulis dari ketidaktahuan, lalu menjadi tahu dan sekarang lebih behati-hati,” katanya.
Ngaji Satra bulan ini digelar pada tanggal 24 Juli 2022 pada pukul 08.00 WIB. Bertempat di Gedung Graha Saraswati STKIP PGRI Ponorogo. Bagi masyarakat yang ingin menulis yang berkualitas, bisa mengikuti kegiatan literasi Ngaji Satra ini. Gratis, datang dapat ilmu dan meneladani pengalaman pemateri yang sudah kenyang dalam dunia kepenulisan dan juara sayembara menulis. [end/but]






