New York (beritajatim.com) – Pesawat Boeing 787 milik United Airlines yang terbang dari Tel Aviv ke Newark mengalami turbulensi ekstrem pada hari Jumat (29/3/2024).
Pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional New York Stewart di Upstate New York.
Insiden ini menyebabkan 22 penumpang mengalami luka-luka, dengan 7 di antaranya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan cedera ringan.
Turbulensi yang kuat, dipicu oleh “angin kencang”, menjadi penyebab utama pengalihan penerbangan dan pendaratan darurat.
Dari 312 penumpang di pesawat, 15 orang dirawat di tempat kejadian karena berbagai keluhan, termasuk rasa mual dan nyeri dada.
Meskipun tidak ada laporan korban luka parah, insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan komersial.
Badan Penerbangan Federal (FAA) menyatakan bahwa United Airlines Penerbangan 85 mendarat dengan selamat setelah awak pesawat melaporkan kondisi darurat medis penumpang.
FAA sedang melakukan investigasi menyeluruh atas insiden ini dan mendorong masyarakat untuk menghubungi maskapai penerbangan untuk informasi lebih lanjut. [beq/republicworld]






