Probolinggo (beritajatim.com) – Aksi pencurian hewan ternak kembali meresahkan warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo pada Minggu (22/3) dini hari.
Dua ekor sapi milik warga raib digondol kawanan pencuri saat pemilik rumah dan keluarganya sedang terlelap istirahat.
Para pelaku diduga memanfaatkan situasi sepi di sekitar kandang yang terletak di bagian belakang rumah korban untuk melancarkan aksinya. Jejak kaki hewan sempat ditemukan di sekitar lokasi, namun menghilang saat memasuki area pemukiman yang lebih luas ke arah selatan.
Pemilik sapi, Ahmad Sodik, mengungkapkan bahwa istrinya adalah orang pertama yang menyadari hilangnya hewan ternak tersebut saat hendak menunaikan ibadah di pagi hari. “Sekitar pukul 04.00 WIB, istri saya mau salat Subuh dan kaget karena sapi sudah tidak ada di kandang,” jelasnya Senin (23/3).
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sebuah bengkel terdekat, terlihat tiga orang pria yang dicurigai sebagai pelaku tengah menggiring sapi-sapi tersebut. Para pelaku tampak mengenakan jaket dan celana pendek saat membawa kabur hasil curiannya melewati jalanan desa.
Korban mengaku sempat melakukan pengecekan rutin ke kandang pada pukul 01.00 WIB dan memastikan kondisi pintu serta tali pengikat masih aman. Namun, hanya dalam waktu singkat, pelaku berhasil merusak pengamanan kandang dan membawa lari dua ekor sapi jenis lokal tersebut.
Ahmad Sodik menambahkan bahwa upaya pencarian mandiri telah dilakukan dengan mengikuti jejak fisik di tanah, namun hasilnya nihil. “Sudah saya cari mengikuti jejaknya, tapi hilang di selatan, total kerugian sekitar Rp40 juta,” imbuhnya merinci nilai kehilangan asetnya.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan resmi terkait kasus pencurian hewan ternak ini dan mulai mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman CCTV. Petugas mengimbau warga pemilik ternak untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan kandang guna mencegah kejadian serupa.
Hingga saat ini, identitas ketiga pelaku masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim buser kepolisian Probolinggo. Masyarakat berharap pihak berwajib dapat segera meringkus kawanan spesialis pencurian hewan ini agar situasi keamanan wilayah kembali kondusif. (rap/ted)






