Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pemuda tewas di Jalan Raya Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (19/11/2023) malam. Korban tewas tertabrak truk nopol DR 8862 AD saat hendak menyeberang jalan usai tarik tunai dari mesin ATM.
Kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, korban Clorinda Claravel (21) berhenti di tengah jalan. Warga Dusun Bringin RT 10 RW 03, Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo hendak menyebrang jalan dari selatan ke utara.
Dari arah timur atau dari Pasuruan melaju kendaraan truk nopol DR 8862 AD yang dikendarai Hairil Supriadi (23). Diduga pengendara asal Dusun Bengkel Barat, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat tidak melihat korban yang berhenti di tengah jalan.
BACA JUGA:
Gapura Bajang Ratu Trowulan Mojokerto, Pintu Masuk Bangunan Suci Majapahit
Akibatnya, truk yang dikendarainya menabrak korban yang berada di tengah jalan. Korban tewas di lokasi kejadian dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Kabupaten Pasuruan. Pengendara truk dan kendaraannya diamankan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko menjelaskan, jika kecelakaan lalu-lintas dengan korban jiwa tersebut terjadi karena faktor manusia.
“Pengendara kendaraan truk DR 8862 AD diduga kurang hati-hati,” ungkapnya, Senin (20/11/2024).
BACA JUGA:
Kronologi Warga Mojokerto Ditemukan Meninggal
Pengendara kendaraan truk DR 8862 AD ketika berkendara kurang fokus dan kurang konsentrasi sehingga menabrak korban. Kanit menjelaskan, semula korban berada di bahu jalan sebelah selatan setelah mengambil uang di ATM Mandiri.
“Sampai di tempat kejadian, korban bermaksud menyeberang jalan dari selatan ke utara kemudian berhenti di tengah jalan. Namun karena kurang konsentrasi dan kurang fokus thd arus lalulintas yg ada didepan akhirnya kendaraan truk DR 8862 AD menabrak korban,” jelasnya. [tin/beq]






