Jombang (beritajatim.com) – Doni, warga Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang babak belur dihajar massa, Jumat (10/3/2023). Doni dituduh mencuri sepeda motor seorang pelanggan bakso di Desa Mojowangi Kecamatan Mojowarno. Doni yang babak belur kemudian dilarikan ke RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno.
“Pemuda itu mengambil sepeda motor pelanggan bakso asal Wonosalam. Sepeda motor Satria FU. Saat sepeda henda dibawa kabur, langsung saya kejar. Kemudian saya tarik. Sehingga saya dipukul oleh pelaku. Setelah itu ada sekitar sepuluh pemuda membantu saya. Pelaku ditangkap dan dihajar,” kata Kamali (65), penjual bakso di lokasi kejadian.
Kamali menjelaskan, awalnya ada dua pembeli yang datang ke warungnya. Dia pun melayani dua orang pelanggan dari Wonosalam itu. Saat Kamali membuatkan minuman, tiba-tiba pembeli itu mengaku bahwa sepeda motornya ada yang mengambil. Karuan saja, Kamali lari mengejar pelaku.
BACA JUGA:
Pelaku Curanmor 10 TKP Ditembak Polisi
Benar saja, Kamali melihat seorang pemuda sedang mendorong sepeda motor Satria. Kamali langsung menarik sepeda itu. Pelaku pun marah hingga memukul pedagang bakso asal Mojowangi ini. Sementara itu, pemilik motor terus berteriak maling-maling. Nah, hal itulah yang membuat sekelompok anak muda datang membantu.
“Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh anak-anak muda yang jumlahnya sekitar 10 orang. Sempat dihajar beramai-ramai. Kemudian dilarikan ke RSK Mojowarno. Pelaku sempat menyeret sepeda motor Satria Fu milik pelanggan bakso. Padahal pelaku sendiri juga membawa sepeda motor Honda Vario,” kata Kamali.

Setelah dilakukan penelusuran, pelaku diduga seorang yang menderita gangguan mental alias ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Pemuda bernama Doni itu pernah menjalani perawatan di RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Lawang Kabupaten Malang. Sejak itu Doni banyak di rumah.
Kepala Desa Ngampungan Kecamatan Bareng, Rohan membenarkan bahwa pelaku yang berusaha membawa sepeda motor pelanggan bakso merupakan warganya. Rohan juga menjelaskan bahwa Doni merupakan ODGJ. “Pelaku sempat berpamitan ke pihak keluarga untuk keluar rumah membeli makanan ayam geprek. Yang lokasinya ada di depan warung bakso urat di Desa Mojowangi, Mojowarno,” kata Rohan.
BACA JUGA:
Orang Jombang Curi Motor di Kediri, Jualnya ke Facebook
Selepas dari warung ayam geprek, sambung Rohan, pelaku ingin mengambil sepeda motor Honda Vario. Namun justru ia membawa sepeda motor Suzuki Satria Fu milik pelanggan bakso. Sehingga terjadilah aksi massa tersebut karena menyangka Doni hendak mencuri motor.
“Doni mengalami gangguan jiwa sejak 2016. Kemudian dibawa ke RSJ Malang untuk pengobatan. Selama ini tidak pernah keluar rumah. Baru hari ini keluar karena ingin membeli ayam geprek. Nah, malah kejadian seperti tadi. Doni dihakimi massa karena hendak membawa motor orang lain,” pungkas Kades Rohan. [suf/ted]






