Kediri (beritajatim.com) – Memahami pentingnya fungsi marbot di setiap masjid di Kota Kediri, Pemkot Kediri berikan jaminan kesejahteraan sosial kepada 261 marbot. Mereka mendapatkan jaminan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Kediri, Ferry Djatmiko. Pihaknya membenarkan bahwa Pemkot Kediri akan mendaftarkan 261 marbot perwakilan dari 261 masjid di Kota Kediri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam acara yang diselenggarakan di aula Masjid Kota Kediri ini, Ferry mengungkapkan bahwa sumber dana pembayaran iuran ini berasal dari zakat, infaq, serta sedekah para ASN Kota Kediri yang disalurkan melalui Baznas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]”Kami juga mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada Baznas yang telah mengalokasikan infaq untuk menjamin kesejahteraan marbot masjid”, imbuh Ferry.
Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, Ketua PD DMI Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil mengungkapkan rasa syukurnya atas program yang dibesut oleh Pemerintah Kota Kediri ini.

Sebagai informasi, ke 261 marbot ini terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Guna memberikan pemahaman lebih mendalam, BPJS Ketenagakerjaan secara khusus memberikan pengarahan bagi para marbot tersebut. [nm/kun]






