Probolinggo (beritajatim.com) – Pemkab Probolinggo akan menyiapkan lapak sementara bagi sejumlah pedagang Pasar Leces yang terdampak. Hal ini dilakukan sebagai langkah darurat setelah terjadinya kebakaran pada Senin (4/12/2023).
Hal ini disampaikan Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP), Taufik Alami. “Kami instruksikan kepada OPD terkait untuk segera berkoordinasi guna menyiapkan rencana lapak-lapak sementara bagi para pedagang,” ungkapnya.
Ugas menekankan perlunya penempatan lapak-lapak sementara tersebut di tempat yang tepat. Itu untuk memastikan tidak mengganggu area lainnya. “Kami akan menyiapkan lapak-lapak sementara di area yang luas untuk memungkinkan pedagang berjualan sambil menunggu relokasi permanen,” jelasnya.
Dana Tidak Terduga (TT) tahun 2023 akan digunakan untuk pembangunan lapak-lapak sementara ini, dengan kebijakan dari DKUPP sebagai pembina pasar. Kebakaran di Pasar Leces ini menjadi musibah bagi pedagang, terutama para pedagang kecil seperti penjual ikan.
BACA JUGA: Pj Bupati Probolinggo Pantau Kebakaran Pasar Leces
“Tim terkait, termasuk DKUPP, Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial, dan Damkar tengah melakukan investigasi dan pemantauan kebakaran,” tambahnya.
Ugas meminta kerjasama dari seluruh OPD terkait untuk membersihkan area setelah penyelidikan selesai. Pendataan tentang pemilik lapak yang terkena dampak kebakaran juga sedang dilakukan. Hingga saat ini, sekitar 265 lapak dilaporkan terbakar.
“Kami masih melakukan pendataan kerugian akibat kebakaran, termasuk identifikasi pemilik lapak. Hal ini untuk memudahkan dalam rekonstruksi tahun 2024 agar tidak ada masalah terkait kepemilikan lapak baru,” tutupnya. [ada/suf]






