Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan penanganan pasca bencana angin kencang. Bantuan diterima dua warga terdampak di Kelurahan Mojosari dan Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Mojosari.
Dua rumah warga terdampak bencana angin kencang di wilayah Mojosari itu digelontor bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) dan bahan material. Bantuan material tersebut masing-masing diterima keluarga almarhum Saumi warga Kelurahan Mojosari senilai Rp6.118.225,50 dan Lilik Susilowati warga kelurahan Sarirejo Rp1.049.518,25.
“Kita hari ini melaksanakan tugas sebagai pemerintah memberikan pelayanan kebencanaan. Jadi ini bantuan untuk warga terdampak bencana yang hubungannya dengan bencana hidrometeorologi atau bencana alam,” ungkap Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menyerahkan bantuan angin kencang di Jalan Masjid, Kelurahan Mojosari, Jumat (19/1/2024).
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga memberikan semangat kepada masyarakat yang terdampak bencana alam angin kencang ini. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini meminta masyarakat agar sabar dan mengambil hikmah atas musibah yang telah menimpanya.
Sekedar siketahui, selain memberikan bantuan material, Bupati juga memantau proses penebangan dan penertiban pohon yang berada di sepanjang Jalan Masjid, Kelurahan Mojosari. Hal itu dilakukan agar tidak membahayakan para pengguna jalan dan warga sekitar.
Sebelumnya, hujan disertai angin kemcang terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto pada, Kamis (11/1/2024) sore. Akibatnya, bencana angin kencang tersebut menyapu lima kecamatan di Kabupaten Mojokerto yakni Kecamatan Bangsal, Kutorejo, Puri, Mojosari dan Pungging. [tin/suf]






