Kediri (beritajatim.com) – Program pendampingan psikososial bagi siswa di Kabupaten Kediri mendapat dukungan penuh dari Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebagai upaya memperkuat ketangguhan remaja di tengah tekanan era digital.
Kegiatan terbaru dilaksanakan Dinas Sosial bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, yang menghadirkan layanan konseling dan edukasi mental yang menyasar ratusan pelajar.
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto, menjelaskan bahwa perhatian Mas Dhito terhadap tumbuh kembang remaja diwujudkan melalui berbagai program pendampingan emosional dan sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial selain memberi manfaat, juga memunculkan risiko tekanan psikologis yang semakin kompleks di kalangan pelajar.
“Perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak positif namun juga potensi tekanan bagi generasi muda. Untuk itu, pendampingan emosional dan sosial menjadi sangat penting,” ujarnya.
Dalam sesi pendampingan, Ariyanto mengajak para siswa untuk tidak ragu mencari bantuan apabila menghadapi persoalan akademis, keluarga, maupun pergaulan. Ia menekankan bahwa keberanian meminta dukungan justru menunjukkan kekuatan mental seorang remaja.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Garasi UMKM Pare itu mengusung tema “Unlock Your Strength: Membangun Ketangguhan Remaja melalui Regulasi Emosi Efektif”, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesehatan mental dan kemampuan adaptif pelajar di era serbadigital.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri, Nurwulan Andadari, menegaskan bahwa remaja adalah aset penting bagi masa depan daerah. Sejalan dengan pesan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, pemerintah daerah bersama PKK terus mengajak masyarakat membuka ruang tumbuh yang aman, sehat, dan mendukung pembentukan karakter remaja yang mandiri.
Nurwulan mengapresiasi kolaborasi antarlembaga yang berhasil menghadirkan pendampingan komprehensif bagi pelajar. “Hari ini bukan hanya tentang materi, tetapi tentang bagaimana kalian bisa menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan membawa perubahan positif,” ujarnya di hadapan para siswa.
Program pendampingan psikososial ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan remaja mengelola emosi, menghindari perilaku berisiko, serta memperkuat kesejahteraan mental mereka sebagai fondasi menuju generasi Kabupaten Kediri yang lebih tangguh. [ADV PKP/nm]






