Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan membangun sirkuit balap otomotif di kawasan Jember Sport Garden pada 2026.
“DED (Detail Engineering Design) dikerjakan Dinas Cipta Karya pada 2025. Pengerjaan sirkuitnya juga di Cipta Karya. Saya tidak tahu berapa anggarannya,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember Edi Budi Susilo, Selasa (25/1/2025).
Edi mengatakan, fokus sirkuit tersebut untuk drag race. “Kemungkinan lebar sirkuit 40 meter dan panjangnya 800 meter. m. Jadi seperti panjang runway bandara Notohadinegoro,” jelasnya.
Namun sirkuit itu juga bisa digunakan untuk road race. “Tinggal kasih halang rintang, pakai ban-ban,” kata Edi.
Sirkuit ini diletakkan di samping JSG. “Dari JSG di sebelah Markas Polsek Ajung, lurus ke selatan yang di sana nanti berimpitan juga dengan Sekolah Rakyat. Jadi Sekolah Rakyat nanti satu pintu keluarnya. Enggak merusak JSG,” kata Edi.
Dispora mengagendakan lomba drag race pada semester pertama tahun anggaran 2026. Jika sirkuit itu belum selesai, ada dua opsi arena sementara, yakni jalur lintas selatan di Kecamatan Tempurejo dan Kecamatan Puger. “Dua kali saya membuka race resmi di Tempurejo dan Puger,” kata Edi.
Awalnya anggaran untuk drag race hanya Rp 100 juta. Namun, menurut Edi, alokasi anggaran bisa bertambah menjadi Rp 200 juta dengan menggeser anggaran Rp 100 juta untuk acara fun boxing. “Sementara fun boxing bisa diusulkan melalui Perubahan APBD Jember 2026,” katanya.
Penggeseran anggaran fun boxing ke drag race dalam Rencana APBD 2026 ini sudah dibicarakan dengan Komisi B DPRD Jember, Senin (24/11/2025). Saat itu, Edi menyampaikan, ada tiga agenda olahraga yang didanai untuk tahun depan masing-masing Rp 100 juta, yakni drag race, maraton internasional, dan fun boxing.
Edi menyebut dana tiga kegiatan itu minim. “Namun kami tidak pada posisi meminta tambahan atau pengurangan,” katanya.
Ketua Komisi B Candra Ary Fianto meminta anggaran Jember International Marathon dipertahankan karena menarik wisatawan. Sementara anggaran fun boxing dimintanya untuk digeser. “Kegiatan ini tidak pernah di Jember. Saya pikir efeknya juga tidak terlalu besar,” katanya.
Anggota Komisi B Wahyu Prayudi Nugroho mendukung pembangunan sirkuit dan penyelenggaraan drag race di Jember tahun depan. Ia meminta agar sirkuit yang akan dibangun bisa diperuntukkan road race dan drag race. [wir]






