Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Perum Perhutani KPH Blitar sepakat untuk menyiapkan titik-titik berjualan di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS). Lokasi-lokasi khusus ini disiapkan lantaran saat ini sudah banyak pedagang yang berjualan di sepanjang JLS Blitar.
Dari pantauan sementara memang sudah banyak pedagang yang berjualan di tepi JLS Serang hingga Tambakrejo. Hal itu tentu menyalahi aturan, sehingga Pemkab Blitar dan Perum Perhutani KPH Blitar berencana untuk melakukan relokasi.
Namun sebelum dilakukan relokasi, Pemkab Blitar dan Perhutani sepakat untuk menyiapkan dahulu lokasi-lokasi khusus untuk berjualan.
“Kemarin ibu Bupati Mak Rini (Rini Syarifah) juga berencana untuk melakukan penertiban, namun Pemkab sepakat untuk menyiapkan dulu lokasi untuk warga berjualan,” kata Andy Iswindarto, Kepala Perum Perhutani Blitar, Kamis (22/2/2024).
Jalur Lintas Selatan sepanjang Kabupaten Blitar memang menawarkan pemandangan eksotik laut selatan jawa. Ada pula pemandangan bukit serta hutan yang bisa menarik wisatawan datang ke JLS.
“Titik-titik ini disiapkan agar para pedagang tetap bisa berjualan, sehingga kehadiran JLS ini bisa memberikan dampak positif untuk peningkatan ekonomi warga,” tegasnya.
Titik-titik relokasi ini juga dipastikan memiliki latar belakang yang eksotik. Sehingga para wisatawan dipastikan tetap akan mampir ke lokasi jualan pedagang meski tidak di tepi JLS.
“Ini masih dibahas lagi, dan kami siapkan bersama Pemkab Blitar untuk lokasi relokasinya,” tandasnya.
Selain menyiapkan titik lokasi jualan untuk pedagang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk melanjutkan pembangunan proyek Jalur Lintas Selatan (JLS).
Anggaran tersebut rencananya bakal digunakan untuk melakukan pembebasan lahan pembangunan jalur ruas Sumbersih-Ringinrejo.
Total ada 50 bidang lahan di ruas Sumbersih-Ringinrejo yang bakal dilakukan pembebasan untuk JLS. Pembebasan ini dilakukan agar jalur lintas selatan (JLS) Lot 7 Blitar bisa segera rampung.
“Tahun ini, rencana pembebasan lahan selanjutnya di ruas Sumbersih-Ringinrejo. Kami menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp5 miliar untuk pembebasan lahan ruas Sumbersih-Ringinrejo,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulfikri Kurniawan, Sabtu (17/2/2024).
Pembebasan lahan ini merupakan tanggung jawab dari Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Maka dari itu di tahun 2024 ini, Dinas PUPR bakal melakukan pembebasan lahan di Lot 7 yakni Sumbersih-Ringinrejo.
“Luasannya saya lupa, tapi ada lebih 50 bidang tanah yang akan kami bebaskan di ruas Sumbersih-Ringinrejo tahun ini,” imbuhnya. [owi/beq]






