Blitar (beritajatim.com) – Pemilihan Wali Kota Blitar kurang 5 bulan lagi, namun hingga kini belum ada kejelasan kabar terkait calon wali kota (Cawali) dari PDIP. Meski hari ini Pramono Anung dan DPD PDIP Jatim datang ke Kota Blitar, ternyata belum ada kabar yang dibawa terkait Cawali.
Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada Cawali yang diberikan rekom oleh DPP. Pihaknya juga belum menerima pemberitahuan apapun terkait Calon Wali Kota Blitar.
“Tidak ada pesan sama sekali ya tadi tidak memesankan hal itu. Mungkin masih dalam proses di DPP,” kata Syahrul Alim, Kamis (6/6/2024).
Kedatangan Pramono Anung dan sejumlah petinggi DPD PDIP Jawa Timur, ternyata tidak membawa kabar terkait Calon Wali Kota Blitar. Menurut Syahrul, kedatangan Pramono Anung dan sejumlah petinggi DPD PDIP Jatim tidak berkaitan dengan Pilkada.
“Beliau ini ziarah dalam rangka memperingati Hari Lahir Bung Karno, juga kami mengadakan selamatan ya hanya murni ziarah,” imbuhnya.
Ditanya soal surat tugas dari DPP PDIP ke Ketua DPC, Syahrul juga menjawab belum ada. Ketua DPRD Kota Blitar tersebut menegaskan hingga saat ini belum ada surat tugas dari DPP ke DPC PDI.
“Saya malah belum dengar sama sekali, saya justru tidak mendengar isu itu lo,” tegasnya.
Pihaknya pun meminta warga untuk bersabar menunggu keputusan DPP PDIP. Hingga kini pihak belum mendapatkan kejelasan apapun terkait rekom atau surat tugas.
“Kita lihat saja nanti ya, laia itu nanti tunggu tanggal mainnya,” tutupnya.
Masyarakat Kota Blitar sendiri masih menunggu siapa calon wali kota yang bakal diusung oleh PDIP. Usai sang petahana yakni Santoso memutuskan tidak maju, lantas siapakah yang bakal ditunjuk oleh DPP PDIP untuk maju sebagai Calon Wali Kota Blitar. [owi/beq]






