Tulungagung (beritajatim.com) – Belasan pejabat Pemkab Tulungagung yang sempat dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta telah selesai dilakukan pemeriksaan. Mereka juga sudah dipulangkan dari Gedung KPK usai penetapan tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Belasan pejabat Tulungagung yang diperiksa di Gedung KPK Jakarta ini berstatus sebagai saksi. Proses pemeriksaan para saksi sudah selesai dilakukan dan tidak ada pemeriksaan lanjutan.
“Pemeriksaan para pihak sudah selesai dilakukan,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Minggu (12/4/2026).
Setelah diputuskan proses pemeriksaan selesai, KPK memastikan tidak ada pejabat Tulungagung yang berada di Gedung KPK Jakarta. Para pejabat sudah dipulangkan ke Tulungagung.
“Sudah,” singkat Budi.
KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kegiatan OTT di Tulungagung. Diantaranya, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal. Kini kedua tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Cabang Gedung KPK Jakarta selama 20 hari ke depan.
Sedangkan pejabat lain yang tidak ditetapkan sebagai tersangka sudah meninggalkan Gedung KPK.
Adapun nama-nama para saksi atau pejabat Tulungagung yang sudah meninggalkan Gedung KPK sebagai berikut.
1. Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto.
2. Kepala BPKAD Tulungagung, Dwi Hari.
3. Kabag Umum, Yulius Rama Isworo.
4. Kelala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto.
5. Kabag Prokopim, Aris Wahyudiono.
6. Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto.
7. Kepala Disbudpar Tulungagung, M Ardian Candra.
8. Kepala Dinsos Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika.
9. Anggota DPRD Tulungagung sekaligus adik kandung Bupati, Jatmiko.
10. ADC atau ajudan, Sugeng.
11. Staf Kabag Umum, Oki.






