Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan, menerapkan rekayasa arus lalu lintas sekaligus menutup akses menuju pusat kota, yakni Monumen Arek Lancor, dalam rangka pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Pamekasan 2025.
Penutupan akses tersebut dijadwalkan mulai diterapkan pada Kamis hingga Jum’at (8-9/5/2025) besok. “Penutupan dimulai pukul 19:00 WIB hingga selesai (JCH berangkat),” kata Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Bagus Wijanarko.
“Penutupan ini kita laksanakan sebagai langkah antisipatif guna mengurai kemacetan arus lalu lintas, terlebih di pusat kota nantinya akan dikhususkan untuk bus (pengantar) jemaah,” ungkapnya.
Pihaknya sangat berharap masyarakat agar selalu tertib dan mematuhi arus lalu lintas yang sudah ditetapkan. “Jadi kami himbau masyarakat tertib, sekaligus demi menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” imbaunya.
Bahkan beberapa titik dalam penerapan rekayasa arus lalin, juga diterapkan tutup total menuju Arek Lancor selama proses pemberangkatan JCH Pamekasan berlangsung. Meliputi simpang empat pos 1 menuju arah barat dan simpang empat Binamarga di Jl Jokotole, simpang tiga cemerlang Jl Trunojoyo menuju arah utara.
Termasuk juga simpang tiga Pasar Sore di Jl Diponegoro, dan simpang empat pos 4 penggadaian menuju arah timur, simpang tiga Goyang Lidah menuju arah selatan di Jl H Agus Salim, serta simpang tiga Jl Kesehatan menuju Balaikambang.
Sementara rombongan JCH Pamekasan 2025, dijadwalkan berangkat menuju Sukolilo Surabaya, dari Masjid Agung Asy-Syuhada’ Jl Semagit 23 Pamekasan, bergerak menuju arah Jl Trunojoyo, Pamekasan. [pin/beq]







