Ponorogo (beritajatim.com) – Sebentar lagi, Kabupaten Ponorogo akan mempunyai rumah sakit umum daerah (RSUD) lagi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kini membangun rumah sakit tipe D yang diberi nama RSUD Bantarangin di Desa/Kecamatan Kauman.
Progres pembangunan rumah sakit ini sudah mencapai 75 persen. Diperkirakan pada bulan September nanti, pembangunan RSUD Bantarangin sudah jadi. “Pembangunan saat ini progresnya sudah 75 persen. Bulan September nanti InsyaAllah sudah jadi,” kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Rabu (26/07/2023).
Setelah pembangunan sudah selesai, baru nanti akan dilakukan pengisian program. Selain program, juga dilakukan pengisian alat-alat kesehatan. Sugiri menyebut sebagaimana syarat rumah sakit, akan ada beberapa poli spesialis. “InsyaAllah akhir tahun 2023 nanti, rumah sakit Bantarangin sudah bisa beroperasi,” katanya.
Terkait untuk tenaga medisnya, Bupati Sugiri menyebut untuk sementara meminjam tenaga medis dari puskesmas-puskemas di Kabupaten Ponorogo. Selain itu, juga bisa dari RSUD dr. Harjono. “Tenaga medisnya sementara kita gunakan teman-teman yang sudah terampil di puskesmas atau RSUD untuk piket. Bersama piket disana, sambil merekrut tenaga medis untuk rumah sakit baru itu,” katanya.
RSUD Bantarangin itu, nantinya berkapasitas 50 tempat tidur, yang menjadi syarat minimal berdirinya rumah sakit tipe D. Masyarakat yang sakit, daerah kulon kali atau Ponorogo sebelah barat tidak jauh-jauh jika dapat rujukan ke rumah sakit. Mereka bisa ke RSUD Bantarangin yang berada di Kecamatan Kauman. “Rumah Sakit Bantarangin ini berkapasitas 50 tempat tidur. Doakan semuanya lancar,” pungkasnya. (end/kun)
BACA JUGA:
Jumlah Anak Bersekolah Jenjang MI di Ponorogo Alami Kenaikan Tiap Tahun






