Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar menargetkan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Ringinrejo hingga batas Donomulyo, Malang, mulai dikerjakan pada Juni 2026 mendatang. Proyek strategis ini merupakan langkah final untuk menyambungkan konektivitas pesisir selatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang secara menyeluruh.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar kini tengah bersiap menuntaskan pembebasan dua bidang lahan yang masih tersisa. Lahan seluas 0,5 hektar tersebut menjadi kunci utama agar proses konstruksi fisik di lapangan tidak lagi menemui hambatan teknis.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar khusus untuk proses ganti rugi tersebut. Anggaran ini difokuskan pada pembebasan lahan di ruas Ringinrejo menuju wilayah Jolosutro yang berbatasan langsung dengan Malang.
“Pembebasan untuk ruas Ringinrejo-Jolosutro hanya Rp2 miliar,” ungkap Agus Zaenal saat memberikan keterangan pada Jumat (23/1/2026).
Nilai anggaran ini dinilai sudah proporsional karena mayoritas lahan di jalur tersebut telah masuk dalam skema pemanfaatan lahan yang disepakati sebelumnya.
Penyelesaian jalur ini diprediksi akan memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan bagi kawasan Pantai Jolosutro dan sekitarnya. Terbukanya akses jalan yang mulus menuju Donomulyo, Malang, bakal memangkas waktu tempuh pengendara sekaligus menghidupkan titik ekonomi baru di pesisir selatan.
Saat ini, Jalur Lintas Selatan di wilayah Blitar tercatat sudah terhubung dengan Kabupaten Tulungagung di sisi barat secara fungsional. Namun, terdapat bagian yang masih terputus yakni mulai dari wilayah Sumbersih hingga mencapai Ringinrejo di Kecamatan Wates.
Pemerintah optimistis penyambungan jalur ini akan menghapus isolasi wilayah pesisir yang selama ini sulit dijangkau akibat medan jalan yang terjal. Rencana pengerjaan fisik di bulan Juni mendatang menjadi bukti nyata percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur bagian selatan.
“Ringinrejo- sampai batas malang insya Allah Juni dimulai untuk pembangunan JLS lanjut yang ruas Ringinrejo-Jolosutro sampai batas Malang,” tegas Agus Zaenal. Pengerjaan ini diharapkan berjalan lancar tepat waktu guna memperkuat integrasi ekonomi antar-kabupaten secara berkelanjutan. [owi/beq]






