Blitar (beritajatim.com) – Rendra Arianto, warga Kaligambang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar dilaporkan hilang misterius di Pantai Peh Pulo pada Kamis (08/02/24). Pria berusia 23 tahun itu dilaporkan hilang saat memancing di pantai yang dijuluki Raja Ampatnya Blitar.
“Yang bersangkutan hilang, tapi kami temukan peralatan pancing, hp, Tas, serta Sepeda motor dan sandal yang kami duga merupakan milik yang bersangkutan,” kata Ipda Agus Purnomo, Kapolsek Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
Keterangan yang diungkapkan pihak keluarga ke polisi, menyebutkan bahwa Rendra Arianto memang berniat mancing di Pantai Peh Pulo. Pria berusia 23 tahun itu berangkat dari rumah sekitar 05.00 WIB.
Rendra berangkat sendirian dengan menggunakan sepeda motornya. Ia juga sempat berpamitan dengan pihak keluarga.
Kasus ini, terungkap setelah pihak keluarga curiga pria berusia 23 tahun itu tak kunjung pulang meski telah larut malam. Pihak keluarga yang curiga akhirnya mendatangi tujuan mancing Rendra.
“Setelah tiba di lokasi pihak keluarga terkejut karena semua barang-barangnya ada tapi yang bersangkutan tidak di lokasi (hilang),” imbuhnya.
Belum diketahui pasti apakah Rendra hilang tergulung ombak atau seperti apa. Aparat kepolisian sendiri belum bisa memastikan penyebab Rendra hilang.
Pasalnya 2 set alat pancing milik Rendra masih ditemukan di lokasi bersama sejumlah benda berharga lainnya. Kini aparat kepolisian dibantu BPBD dan Polrairut tengah melakukan pencarian terhadap Rendra.
“Masih kami selidiki ya, pencarian dan penyisiran juga langsung kita lakukan untuk mengetahui keberadaan korban,” tegasnya.
Pantai Peh Pulo yang berada di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar memang dikenal sebagai Raja Ampatnya Blitar. Lokasi ini menjadi salah spot favorit bagi pemancing untuk menebar umpan demi mendapatkan ikan. [owi/aje]






