Sumenep (beritajatim.com) – Volume penumpang kapal ke wilayah Kepulauan Sumenep dari Pelabuhan Kalianget mulai padat. Kepadatan pemudik mulai terlihat sejak H-9 kemarin.
Kepala Bidang Lalulintas dan Penyeberangan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Moh. Tayyib mengatakan untuk Sumenep, pemudik paling banyak memang ke wilayah kepulauan, yakni Pulau Kangean, Sapeken, Sepudi, dan Raas.
“Para pemudik ke kepulauan ini ada yang berangkat dari Pelabuhan Kalianget Sumenep, ada juga yang dari Pelabuhan Jangkar Situbondo. Yang dari Jangkar ini tujuannya ke Pulau Raas dan Sepudi,” terangnya, Selasa (2/4/2024).
Ia menjelaskan, ada beberapa kapal yang melayani pelayaran ke wilayah kepulauan, dari Pelabuhan Kalianget. Di antaranya KMP Dharma Kartika rute Kalianget-Pulau Ra’as, KMP Wicitra rute Kalianget-Pulau Sapudi, KM Sabuk Nusantara 91 rute Kalianget, Kalianget- Pulau Kangean dan Ra’as, serta kapal Expres Bahari rute Kalianget-Kangean.
“Setiap kali berangkat, kapal selalu penuh terisi. Kalau ditotal, tiap hari sekitar 1.500 penumpang dari Pelabuhan Kalianget. Belum yang dari Jangkar ke Raas maupun Jangkar ke Sepudi. Rata-rata mereka pemudik dari Bali. Jadi total per hari para pemudik bisa mencapai 2.000 orang,” paparnya.
Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas mengakui mulai ada peningkatan volume penumpang kapal ke wilayah kepulauan. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 Lebaran atau 7 April 2024.
“Saat puncak arus mudik nanti, akan ada 6 kapal sekaligus yang berangkat dari Pelabuhan Kalianget, dengan tujuan Pulau Kangean, Pulau Sapeken, dan Jangkar (Situbondo).
“Kami berharap seluruh penumpang bisa terlayani dengan 6 armada kapal yang tersedia. Sampai saat ini kami masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, demi kelancaran pelayanan saat arus balik Lebaran 2024,” ujarnya. [tem/beq]






