Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo “Edu” Perez, menyampaikan permohonan maaf kepada sekitar 30 ribu suporter yang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, atas kekalahan timnya di kandang sendiri.
Edu mengaku tak banyak yang bisa ia sampaikan selain rasa kecewa yang sama seperti dirasakan para pendukung Bajol Ijo. Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan tim lebih baik untuk pertandingan selanjutnya.
“Kami akan belajar dari hari ini. Kami akan bekerja keras untuk pertandingan berikutnya. Jika kami menang hari ini, pertandingan berikutnya pun harus dipersiapkan dengan cara yang sama,” ujar Edu, Minggu (19/10/2025).
Menurut pelatih asal Spanyol itu, kekalahan kali ini menjadi pelajaran penting bagi timnya agar tampil lebih siap saat menghadapi PSBS Biak di laga berikutnya.
“Jadi, kami akan memperlakukannya sebagai pelajaran dan harus lebih siap di laga berikutnya,” imbuhnya.
Selama pertandingan, sejumlah suporter sempat melontarkan yel dan kritik keras dari tribun. Namun, Edu mengaku tidak terlalu memedulikan hal itu karena memilih fokus pada jalannya pertandingan.
“Saya tidak mendengarkan itu. Saya fokus pada apa yang terjadi di lapangan,” tegasnya.
Meski demikian, ia tetap menghormati segala bentuk kritik dan ekspresi kekecewaan dari para suporter, yang disebutnya sebagai bagian penting dalam perjuangan tim.
“Suporter adalah pemain ke-12 bagi kami. Mereka selalu mendukung dan ingin tim ini menang. Jadi tentu saja saya menghormati semua pendapat, tapi ketika saya di lapangan, fokus saya hanya pada pertandingan,” tutupnya. [way/but]






