Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan di kandang saat menjamu Persija Jakarta pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya harus menelan kekalahan 1-3 dari Persija.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menilai bahwa pertandingan di babak pertama berlangsung cukup menarik dengan kedua tim menunjukkan permainan yang kuat. Namun, sayang Persebaya harus tertinggal lebih dulu.
Pada menit ke-21, Dony Tri berhasil membobol gawang Ernando Ari, memberikan keunggulan bagi Persija. “Saya pikir ini seperti satu pertandingan antara dua tim yang sangat kuat. Dan akhirnya, dalam beberapa situasi, mereka lebih sukses,” ungkap Edu usai pertandingan.
Meskipun demikian, Edu mengakui bahwa kedua tim bermain dengan level yang sangat tinggi. Namun, menurutnya pertandingan ini banyak dipengaruhi oleh situasi tertentu yang akhirnya membawa hasil yang kurang menguntungkan bagi Persebaya. “Ini adalah dua tim yang sangat kuat. Dan akhirnya, terkadang pertandingan ditentukan oleh satu situasi,” imbuhnya.
Pemain asing Persebaya asal Brazil, Leo Lelis, juga mengungkapkan pendapat serupa. Ia menyebut pertandingan kali ini sebagai laga berlevel tinggi, dengan kedua tim saling menyerang untuk memenangkan pertandingan. “Ini pertandingan berlevel tinggi dan kami kurang beruntung hari ini untuk membawa pulang tiga poin di kandang,” kata Lelis, yang sebelumnya pernah bermain untuk Persijap Jepara.
Pada awal babak kedua, Persebaya hampir saja menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak pada menit ke-46. Sayangnya, gol tersebut harus dianulir oleh wasit setelah dilakukan pemeriksaan VAR (Video Assistant Referee).
Meskipun begitu, Persebaya akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 melalui gol dari Lelis. Namun, meski ada tambahan waktu 9 menit, Persebaya tidak mampu menambah gol dan pertandingan berakhir dengan skor 1-3.
Bagi Persebaya, kekalahan ini menjadi pelajaran penting dalam upaya mereka untuk meraih kemenangan di kandang pada pertandingan-pertandingan mendatang. Meskipun demikian, tim besutan Perez ini tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan tetap berharap untuk bisa bangkit pada laga selanjutnya. [way/suf]






