Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui persiapan timnya lebih minim jelang laga melawan Persijab Jepara yang akan digelar di Stadion Bumi Kartini, Sabtu (20/2/2026). Kondisi ini dipengaruhi sejumlah pemain yang masih cedera dan sakit.
Menurut Tavares, situasi tim pekan ini tidak ideal karena beberapa pemain belum berada dalam kondisi terbaik.
“Sayangnya ini bukan minggu yang mudah karena ada beberapa pemain yang cedera dan beberapa yang demam, sehingga mereka tidak bisa memberikan performa seratus persen,” ungkapnya, Jumat (19/2/2026).
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menjelaskan tim memilih melakukan perjalanan pada malam hari demi menjaga kondisi pemain tetap bugar.
“Kami melakukan perjalanan malam hari agar para pemain bisa tidur dan menghindari kemacetan. Saya berharap para pemain bisa menikmati perjalanan dan beristirahat karena itu target utama kami agar mereka bisa pulih,” imbuhnya.
Sementara itu, gelandang Persebaya asal Montenegro, Miloš Raičković, menilai pertandingan melawan Persijab akan berjalan sulit. Ia menyebut lawannya kini berbeda dibanding putaran pertama karena diperkuat sejumlah pemain baru.
“Besok malam akan menjadi pertandingan yang berat melawan lawan yang tangguh. Kami tahu tim ini tidak sama seperti di putaran pertama. Mereka punya banyak pemain baru dan mereka sudah lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh pemain bertekad bangkit setelah mengalami kekalahan pada pertandingan kandang sebelumnya. Raičković ingin membawa Persebaya kembali ke jalur kemenangan.
“Kami juga ingin kembali ke jalur kemenangan karena di pertandingan terakhir kami kalah di kandang. Kami ingin berkembang, memberikan yang maksimal, dan membawa pulang tiga poin ke Surabaya,” pungkasnya. (way/but)






